TEJAKULA-Proses pencarian korban hilang akibat terjatuh dari jukung saat melaut di Perairan Bali Utara, hingga Selasa (13/10) masih terus berlanjut.
Petugas gabungan dari Basarnas Buleleng bersama Sat Polair Polres Buleleng, Polsek Tejakula, TNI AL dan nelayan Desa Penuktukkan terus menyisir di sekitar pantai, tepatnya di Desa Penuktukkan tempat korban I Nyoman Hendrawan, 38, jatuh dan hanyut terbawa arus.
Sayangnya, meski upaya pencarian terus dilakukan, namun tim gabungan juga tak kunjung menemukan korban.
“Sejauh ini belum ada tanda-tanda, dan kami masih terus melakukan pencarian,” terang Kepala Pos Sar Buleleng Dewa Putu Hendri Gunawan dihubungi koran ini, (13/10) kemarin.
Menurut Hendri, pencarian dilakukan ke tengah laut dengan mengambil jarak sekitar 20 mil dari bibir Pantai Penuktukan dengan menggunakan 6 (enam) boat dan melibatkan belasan personel dari Basarnas, TNI AL, Polsek Tejakula, Polair, dan warga sekitar.
Sementara itu, dengan belum ditemukannya korban, kata Hendri, pihak keluarga korban juga melakukan upaya dengan menempuh cara niskala.
“Tadi pagi dari keluarga korban telah melakukan upacara di pantai mendatangkan 'orang pintar' (Balian/dukun). Kata mereka sih korban belum naik ke permukaan. Keberadaan korban masih berada di dalam laut,” tukas Hendri.
Editor : Didik Dwi Pratono