Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

HEBOH! Dua Toko Sembako di Pasar Kreneng Denpasar Dibobol Maling

Didik Dwi Pratono • Sabtu, 13 Maret 2021 | 04:15 WIB
heboh-dua-toko-sembako-di-pasar-kreneng-denpasar-dibobol-maling
heboh-dua-toko-sembako-di-pasar-kreneng-denpasar-dibobol-maling

DENPASAR-Pengunjung dan pedagang di Pasar Kreneng, di Jalan Kamboja, Desa Dangin Puri Kangin, Kecamatan Denpasar Timur, Rabu lalu (10/3) dihebohkan dengan aksi pembobolan dua unit toko sembako.


 


Dua toko sembako yang dibobol kawanan maling, itu yakni toko Kamila miliki oleh I Wayan Kamiawan, 38, dan juga toko Sari Yasa milik Ni Ketut Ratep, 70. Kedua toko berada di lantai I area Pasar Kreneng.


 


Anehnya, meski banyak barang dagangan di toko, namun kawanan maling hanya membawa kabur rokok. Sementara barang lainnya masih utuh.


 


Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, Jumat (12/3), terungkapnya aksi pencurian dengan modus bobol toko di Pasar Kreneng ini, berawal  dari kecurigaan saksi Kamia Wati, salah satu karyawati Toko Kamila.


 


Saksi yang ketika itu hendak membuka toko sekitar pukul 06.00 WITA curiga dengan kondisi rolling door toko yang sudah dalam kondisi terbuka dan gembok terlepas.


 


Mengetahui ada sesuatu terjadi di toko milik majikannya, Saksi kemudian bergegas masuk ke dalam ruang toko.


 


Selanjutnya, setelah melakukan pengecekan, ia mendapati puluhan slop rokok dan puluhan bungkus rokok yang dipajang di etalasi toko raib.


 


"70 slop harganya Rp 15 juta, ditambah rokok sisa lainnya semua diambil, kalau ditotal saya rugi sampai Rp 28 juta,” ujar Saksi Wati sembari menunjuk ke arah etalsse, tempat rokok yang sudah dalam kondisi kosong, Jumat (12/3).

Sedangkan tak jauh dari Toko Kamila, kejadian serupa juga dialami Ketut Ratep.


 


Kepada Jawa Pos Radar Bali, pemilik toko Sari Yasa ini mengaku tokonya dibobol maling.


 


Modusnya pun sama, yakni gembok tokonya dipotong.


 


Kata Ratep, musibah pencurian itu diketahui pertama kali oleh menantunya, Saksi Ni Wayan Sri Handayani, 34, sekitar pukul 04.00. 


 


Dari kejadian ini, sebanyak 40 slop rokok berbagai jenis yang baru diorder hilang termasuk beberapa sisa penjualan sebelumnya.

"Kerugian yang dialami puluhan juta juga. Kalau ditotalkan dengan kerugian dialami pemilik toko sebelah, mencapai Rp 50 juta," katanya.


 


Atas peristiwa ini, kedua pemilik toko mengaku sudah langsung melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib.



Sementara itu, atas aksi pembobolan toko, Kanit Reskrim Polsek Dentim Iptu Wibowo Sidi menyatakan, jika pihaknya masih melakukan penyelidikan.


"Kami sedang melakukan penyelidikan. Walapun saat ini, kami belum menerima adanya laporan secara resmi dari para koban," tukas Iptu Wibowo Sidi.

Editor : Didik Dwi Pratono
#bobol toko #polsek dentim #pencurian