TABANAN– Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk kembali menelan tumbal nyawa.
Kali seorang pengendara sepeda motor tewas usai mengalami kecelakaan lalu lintas.
Zakil, 22, pemuda asal Jember, Jawa Timur, Senin malam (24/5) sekitar pukul 21.25 WITA meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan.
Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Bali, kecelakaan nahas yang dialami Korban Zakil, berawal saat korban hendak balik ke Denpasar usai pulang kampong merayakan hari raya Lebaran.
Mengendarai sepeda motor Honda Beat bernopol P 5628 KV dari arah barat jurusan Gilimanuk menuju timur arah Denpasar.
Saat itu, korban melaju kencang beriringan dengan pengendara sepeda motor lainnya.
Singkat cerita, saat korban melintas di jalan tikungan ke kiri menurun, tepatnya Banjar Lalanglinggah, Desa Lalanglinggah Selemadeg Barat, Tabanan Jalan raya Gilimanuk-Denpasar.
Korban berniat menyalip kendaraan yang berada di depannya dengan melewati As jalan.
Namun saat mendahului kendaraan di depannya, korban tanpa pertimbangan matang tidak memperhatikan jarak kendaraan lainnya yang datang dari arah berlawanan.
Sementara lalu lintas di jalur tengkorak begitu padat dari arah Gilimanuk.
Saat korban hendak mendahului kendaraan, dari arah berlawanan sebuah Truk Isuzu bernopol DK 8851 WB bermuatan gabah yang dikemudikan I Gede Adnyana, 42, juga melaju kencang.
Selanjutnya diduga tak mampu menguasai keadaan, tabrakan pun akhirnya tak terhindarkan.
“Kecelakaan tersebut mengakibatkan Zakil warga Jember dilarikan ke Puskesmas Selemadeg. Karena mengalami luka cukup parah dan dalam kondisi tidak sadarkan diri. Dan dinyatakan meninggal saat dalam penanganan medis,” ungkap Iptu Nyoman Subagia, dikonfirmasi Selasa (25/5).
Dia menyebut polisi sudah turun ke TKP malam itu juga usai kecelakaan. Dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengamankan barang bukti kendaraan.
Hasil olah TKP di lapangan. Kecelakaan tersebut diduga akibat hilangnya konsentrasi kedua pengemudi saat kondisi jalur Denpasar-Gilimanuk yang padat.
“Jadi korban berniat menyalip kendaraan didepannya, namun tanpa memperhatikan jarak aman kendaraan saat menyalip. Sedangkan pengemudi truk juga melaju dengan kecepatan kencang. Sehingga kedua kendaraan terlibat adu jangkrik,” jelas Iptu Nyoman Subagia.
Atas kejadian ini, pihaknya menghimbau bagi para pengguna kendaraan jalur Denpasar-Gilimanuk khususnya pemudik saat arus balik lebaran tetap berhati-hati.
“Utamakan keselamatan keluarga.Jika kondisi lelah lebih baik lakukan peristirahatan, mengingat kondisi sekarang ini ramai pengguna kendaraan bermotor ditengah arus balik usai lebaran,” imbaunya.
Editor : Didik Dwi Pratono