MASIH ingat dengan kasus penemuan kerangka manusia di sebuah selokan yang sempat hebohkan warga Desa Penglatan, Buleleng, pada Minggu (23/5) lalu?
Terbaru, Kerangka yang diduga merupakan kumpulan tulang belulang bayi itu akhirnya dikuburkan di Setra Desa Adat Buleleng.
EKA PRASETYA, Buleleng
SEJAK ditemukan, kerangka manusia itu dititipkan di Ruang Jenazah RSUD Buleleng.
Pihak kepolisian juga telah menyebarkan informasi terkait temuan kerangka itu. Namun tak seorang pun mengakuinya.
Sehingga polisi menyerahkan kerangka itu kepada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Buleleng untuk diperlakukan sebagaimana mestinya.
Selanjutnya, usai dititip di kamar jenazah selama sepuluh hari, Dinsos Buleleng, Selasa (1/6) menjemput kerangka itu ke RSUD Buleleng.
Selanjutnya kerangka dikubur di areal Setra Desa Adat Buleleng sesuai dengan tata cara agama Hindu.
Proses penguburan itu dipimpin Kepala Dinas Sosial Buleleng I Putu Kariaman Putra dan didampingi Kanit Reskrim Polsek Kota Singaraja Iptu Ida Bagus Permana.
Kepala Dinsos Buleleng Kariaman putra mengatakan, pihak kepolisian telah menyerahkan proses penguburan kerangka itu pada pemerintah.
Pihaknya pun segera berkoordinasi dengan Desa Adat Buleleng. Sebab selama ini jenazah-jenazah yang terlantar, selalu dikuburkan di Setra Desa Adat Buleleng.
“Kebetulan sudah tidak ada risiko hukum lagi apabila kerangka ini dikuburkan. Kebetulan juga tidak ada yang mengakui kerangka ini keluarga siapa. Sehingga kami berinisiatif menguburkan di Setra Adat Buleleng,” kata Kariaman.
Secara niskala, ia meyakini proses penguburan itu akan memberikan keseimbangan. Proses penguburan juga diharapkan memberi ketenangan pada arwah yang dulunya berada pada kerangka tersebut.
Dalam jangka panjang, jenazah-jenazah tak bertuan yang dikubur di Setra Adat Buleleng akan disertakan dalam upacara ngaben massal.
“Sepanjang ada rekomendasi dari kepolisian, kami siap menguburkan jenazah yang terlantar. Sesuai dengan tata cara yang ada,” tukas Kariaman.
Seperti diberitakan sebelumnya, kerangka manusia ditemukan di sebuah selokan yang ada di Desa Penglatan.
Kerangka itu ditemukan terbungkus kain. Dalam buntalan kain juga ditemukan bantal kecil dan uang mainan. Dilihat dari ukurannya, kerangka itu diduga kerangka bayi.
Editor : Didik Dwi Pratono