Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Dua Cewek Keroyok Cewek Lain Karena Rebutan Bule

Yoyo Raharyo • Selasa, 6 Juli 2021 | 18:15 WIB
dua-cewek-keroyok-cewek-lain-karena-rebutan-bule
dua-cewek-keroyok-cewek-lain-karena-rebutan-bule

KUTA - Dua cewek muda, Andi Lelati Ashari Jusuf asal Jakarta dan Irene Prisilia Sapulete asal Ambon ditahan di Mapolsek Kuta, Badung. Keduanya ditangkap karena menganiaya seorang wanita bernama Yuliana asal Lombok, NTB. 


 


Dugaan penganiayaan itu terjadi di sebuah tempat hiburan di Jalan Padma Timur, Legian, Kuta, Badung pada Jumat (18/6/2021) malam lalu.


 


 


Setelah diusut, Kanit Reskrim Polsek Kuta, Iptu Made Putra Yudistira mengungkapkan bahwa peristiwa ini terjadi karena rebutan bule. Dikatakan, penganiayaan terjadi karena korban dituding merebut pacar dari salah satu pelaku. 


 


"Rebutan cowok bule. Korban dituduh merebut pacarnya salah satu pelaku itu," terangnya, Senin (5/7/2021).


 


Kejadian itu bermula saat korban akan pergi dari sebuah bar di lokasi kejadian. Tiba-tiba, datang kedua pelaku dan melontarkan kalimat yang menyinggung korban.


 


"Korban menjadi emosi dan menyiram salah satu pelaku dengan segelas bir. Karena emosi selanjutnya pelaku membalas dengan menjambak rambut korban dan memukul kepala korban dengan menggunakan botol bir bintang kecil. Lalu datang lagi pelaku lainnya ikut menganiaya korban," beber Yudistira. 


 


Atas kejadian itu korban lalu melapor ke Mapolsek Kuta, Badung. Dari laporan itu, polisi melakukan penyelidikan. Dari keterangan korban, bahwa kedua pelaku sejatinya masih temannya sendiri. Dari petunjuk korban, kedua pelaku berhasil diamankan di rumah kosnya masing-masing pada tanggal 28 Juni 2021.


 


"Kedua pelaku masih kami dalami lagi keterangannya," tandasnya.

Editor : Yoyo Raharyo
#penganiayaan #kuta #pengeroyokan