Jennifer Coppen memang sudah melapor ke Polsek Kuta Utara terkait dugaan penganiayaan terhadapnya Kamis siang (12/5), beberapa jamm setelah kejadian. Jennifer sendiri ditampar seorang pria berbadan kekar saat menolong atau membela bule perempuan yang dikerubungi sejumlah pria dan dicolek-colek serta digerayangi.
Artis yang genap 21 tahun pada 20 Juli 2001 mendatang itu melalui akun instagramnya, @jennifercoppenreal20 sempat memposting melalui instastory terkait masalah tak mengenakkan yang dialami di diskotek Shishi Bar. Termasuk dia sempat memposting beberapa orang yang terkait penganiayaan atas dirinya. (Bersambung halaman berikutnya)
Gadis yang sempat membintangi film layar lebar berjudul Generasi Micin pada 2018 lalu itu sempat memposting beberapa foto diduga terlapor (baju putih) dan diduga bos dari terlapor (kaus hitam) di Instastory Ig @jennifercoppenreal20.
"Akibat kejadian itu, pipi dan rahang sebelah kanan bawah memar dan kesakitan. Pelapor mengaku tidak dapat bekerja di bidang produk kecantikan perawatan wajah karena perbuatan pelaku," jelas sumber di kepolisian kepada radarbali.id, Sabtu (14/5).
Sumber ini pun membernarkan bahwa pelaku penganiayaan terhadap Jennifer Coppen merupakan warga lokal. Di lokasi kejadian, terlapor dan beberapa temannya yang ada saat itu berstatus sebagai bodyguard.
"Mereka bodyguard dari seorang tamu tetap di Shishi Bar. Bos mereka (tamu itu) warga asal Filipina. Dia tamu tetap (langganan, Red) di sini. Infonya dia pengusaha, setiap kali ke sini balasan juta dia keluarin atau habisin uang," beber sumber yang meminta wanti-wanti namanya dirahasiakan. Karena tamu langganan, kata dia, pihak sekuriti Shishi Bar pun hanya bisa memantau dari jauh.
Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara, Iptu Mohammad Amir sudah membenarkan adanya laporan Jennifer Coppen di Shishi Bar. Saat ini polisi sedang melakukan penyelidikan dengan memintai keterangan saksi korban dan saksi di lokasi kejadian. Termasuk akan mengecek CCTV.
"Kita masih melakukan penyelidikan," singkat Iptu Mohammad Amir. Editor : Yoyo Raharyo