Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Viral, Emak-Emak Nyolong Sembako, Kabur dengan Cara Tuntun Motor Usai Ketahuan

Donny Tabelak • Selasa, 29 November 2022 | 19:15 WIB
Pelaku pencurian sembako saat diamankan. (ist)
Pelaku pencurian sembako saat diamankan. (ist)



KUTA UTARA-Viral di media sosial, seorang ibu-ibu ketahuan mencuri sembako di sebuah toko sayur dan sembako di Jalan Muding Sari nomor 48, lingkungan Muding Sari, Keroboban Kaja, Kuta Utara, Badung. Peristiwa itu terjadi pada Senin (28/11/2022).


Kasi Humas Polres Badung, Iptu Ketut Sudana menjelaskan, polisi masih menyelidiki kejadian itu. "Sedang dilakukan penyelidikan dan klarifikasi dari korban Ny.Tyagi Zippon, 25," katanya Selasa (29/11/2022).


Kepada polisi, korban menjelaskan kejadian itu bermula pukul 05.57 WITA. Pelaku datang ke warung sembako miliknya untuk berbelanja sembako. Awalnya tak ada yang mencurigakan. Namun akhirnya korban merasa curiga pelaku karena dia hanya membayar belanjaan cabai Rp16 ribu, namun meminta kantong kresek berukuran jumbo.


Setelah itu, pelaku berjalan keluar toko. Namun, korban dan ibunya mengikuti dari belakang. "Korban dan ibunya merasa curiga dan didapati terduga pelaku sudah berada di atas sepeda motor yang diparkirkan di sebelah selatan toko," bebernya.


Saat itu sejumlah barang bawaannya sudah digantung di sepeda motor Honda Beat DK 2252 ADM yang dibawa pelaku. Korban lalu menahan pelaku dan meminta penjelasan terkait barang bawaannya yang banyak itu. "Korban mendesak terduga pelaku untuk mengakui perbuatannya dengan menyampaikan bahwa telah merekam, baik menggunakan HP maupun kamera CCTV  terkait kejadian tersebut," ungkap Sudana.


Pelaku akhirnya mengakui perbuatannya dan menyampaikan kepada korban akan membayar barang belanjaan tersebut. Namun korban yang sudah kepalang jengkel tak mau menerima pembayaran pelaku. Pada saat tersebut korban meminta kunci sepeda motor terduga pelaku. Pelaku disuruh menunggu sembari menunggu kedatangan suami atau keluarganya untuk meminta maaf langsung kepada korban.


"Kemudian oleh korban, terduga pelaku ditinggalkan masuk kedalam toko untuk melayani pelanggan yang lain. Sekira 15 menit kemudian, korban dan saksi diberi tahu oleh pedagang di seberang toko bahwa terduga pelaku sudah meninggalkan TKP dengan menuntun sepeda motor yang dibawa," urainya.


Tak terima pelaku kabur, korban kemudian memviralka video dan foto kejadian itu ke media sosial. Korban juga menyampaikan tidak akan melaporkan kejadian tersebut secara resmi kepada pihak Kepolisan dan hanya bermaksud untuk memberi efek jera terhadap pelaku dan memberi informasi kepada masyarakat agar kejadian yang menimpanya tidak terulang kembali.





Editor : Donny Tabelak
#sembako #emak-emak #pencurian sembako #polsek kta utara