Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi mengatakan, bayi malang ini ditemukan oleh warga bernama Ida Ayu Kuniawati, sekitar pukul 06.30. "Saat itu IRT ini baru saja balik dari pasar dan saat melintas di TKP, mendengar suara tangisan bayi," kata Sukadi.
Karena takut, saksi lalu pulang dan memberitahukan suaminya bahwa ada suara tangisan di bayi di semak-semak tidak jauh dari rumahnya. Mendapatkan informasi dari istri, sang suami Ida Bagus Widiarsana penasaran dan mendatangi lokasi tersebut.
Sampai di TKP dan dilakukan pengecekan di semak-semak, teyata bayi laki-laki dalam keadaan menangis. Bayi ini dibaringkan beralaskan selimut bayi dan di sampingnya terdapat tas warna merah yang berisikan tisu, susu dot, pampers dan selimut. Temuan ini geger hingga akhirnya warga melaporkan ke Polisi.
Anggota Polisi dikerahkan ke lokasi. Di sana, bayi ini ditemukan terbungkus selimut warna putih ungu bercorak dan selendang, pusar bayi masih melekat atau utuh. "Ya, diperkirakan bayi tersebut lahir sekitar 2 hari yang lalu," beber AKP Sukadi.
Selanjutnya, sekitar pukul 07.50 Wita ambulans BPBD Kota Denpasar tiba di lokasi. Kini bayi malang tersebut berada di Rumah Sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. "Kami masih dalami siapa orang tua yang nekat membuang darah dagingnya ini," tutup AKP I Ketut Sukadi. (dre) Editor : Donny Tabelak