Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Bikin Malu karena Curi Uang Turis Wisatawan Malaysia, Karyawan Villa di Gianyar Ditangkap

Marsellus Nabunome Pampur • Minggu, 29 Oktober 2023 | 03:33 WIB
Ilustrasi penangkapan seorang pegawai Villa karena mencuri uang wisatawan.
Ilustrasi penangkapan seorang pegawai Villa karena mencuri uang wisatawan.

GIANYAR-Seorang pria bernama I Putu Suriyawan, 37, bikin malu pariwisata Bali. Pasalnya, dia diduga membobol sebuah villa bernama River Valley di Banjar Negari, desa Singapadu,Sukawati, Gianyar.

Dalam aksinya, pria asal Banjar Dinas Tukad Pule, desa Sangga Langit, Grokgak, Buleleng ini berhasil menggasak sejumlah uang tunai miliki tamu villa bernama Shirllin Ching Chze Yuin asal Malaysia. 

Kapolsek Sukawati, Kompol I Wayan Johni Eka Cahyadi menjelaskan, kejadian bermula pada Kamis lalu (26/10) sekitar pukul 08.30 WITA. Saat itu wanita berusia 34 tahun asal Malaysia itu pergi keluar villa ke tempat yoga. Setelah mengikuti yoga, dirinya kembali ke villa.  

"Setelah sampai di kamarnya, korban merasa curiga melihat perubahan posisi tas ransel warna hijau yang korban taruh di rak kayu di dalam kamar. Karena merasa curiga korban lalu membuka tas tersebut dan mengecek uang yang ditaruh di dalam dompet," katanya Sabtu (28/10). 

Saat dicek ternyata 37 lembar uang kertas pecahan 100 ringgit dan 10 lembar uang kertas pecahaan 50 ringgit yang disimpan di dompet biru dalam ransel sudah hilang. Mengetahui uangnya hilang, kemudian korban menanyakan kepada staf villa yang bernama Putu Sani. 

Saksi Putu Sani lalu memberitahu korban, bahwa saat korban keluar villa, ada seorang petugas pest control yang masuk ke kamar korban untuk menangkap tokek. Saksi Putu Sani lalu memanggil petugas pest kontrol tersebut dan menanyakan uang korban yang hilang. Namun saat itu, tak ada yang mengaku mengambil uang korban tersebut.

Dari sana, korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Sukawati. Dari laporan itu, polisi kemudian melakukan penyelidikan dan melakukan olah TKP.

Hasil penyelidikan, lalu mengarah ke seorang petugas pembersih kamar bernama I Putu Suriyana. Dimana sebelumnya, Putu Suriyana sempat membersihkan kamar korban. 

"Awalnya, pelaku mengelak dan menyangkal. Namun setelah dilakukan interogasi lebih mendalam akhirnya pelaku mengakui dengan terus terang telah mengambil uang ringgit milik korban. Kemudian pelaku menunjukkan uang yang telah diambilnya yang diletakkan di dalam daksina plangkiran kamar pelaku," tambahnya. 

Setelahnya, sebagian uang tersebut ditukar oleh pelaku ke money changer yang terletak di Singapadu Kaler, Gianyar.

Dari penangkapan itu, polisi menyita barang bukti 14 lembar pecahan 100 ringgit Malaysia, 7 lembar pecahan 50 ringgit Malaysia, uang sejumlah Rp 4.500.000, 1 tas selempang warna hitam, dan kartu ATM BCA milik pelaku. 

Pelaku dikenai pasal 362 KUHP. "Saat ini Pelaku dan Barang bukti diamankan di Unit Reskrim Polsek Sukawati untuk dilakukan proses sidik lebih lanjut," pungkasnya.***

Editor : Donny Tabelak
#bobol villa #sukawati #turis india #karyawan villa