BULELENG-Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bung Karno, kini dilengkapi dengan pojok baca digital. Fasilitas itu dapat diakses secara cuma-cuma oleh warga yang berkunjung di sana.
Sebanyak empat unit komputer anyar terletak di sudut barat laut wantilan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bung Karno. Selain itu ada sebuah smart TV terpasang. Mengapit smart TV itu, ada dua rak yang penuh dengan buku.
Sebagian lokasi wantilan RTH Bung Karno kini dimanfaatkan sebagai pojok baca digital. Pojok baca itu melengkapi perpustakaan mini Bung Karno yang lebih dulu ada di sana. Fasilitas pojok baca itu rencananya akan dibuka mulai Kamis (14/12) esok.
Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (DAPD) Buleleng, Made Era Oktarini mengungkapkan, fasilitas pojok baca itu merupakan bantuan dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas). Tercatat ada empat unit komputer dan lima unit tablet di sana. Nilai bantuan perangkat dan koleksi buku mencapai Rp 235 juta.
Menurutnya DAPD hanya menerima kiriman barang. Seluruh proses pengadaan dilakukan oleh Perpusnas. Selanjutnya DAPD melakukan penataan dan perakitan terhadap perangkat yang dikirimkan oleh Perpusnas.
Total buku yang diterima mencapai 350 judul dengan jumlah total 700 eksemplar. Masing-masing judul terdiri atas dua eksemplar buku. Jenis buku yang diberikan Perpusnas beragam, mulai dari buku agama, motivasi, bahasa, hukum, novel, cerita anak, hingga resep masakan.
“Bukunya itu istilahnya hybrid. Ada QR code yang terhubung dengan aplikasi iPusnas. Kalau misalnya di perpustakaan konvensional banyak yang baca, bisa baca lewat aplikasi iPusnas,” jelas Era.
Era menyebut Pojok Baca Digital sebelumnya diproyeksikan dibuka di Taman Baca Digital yang rencananya dibangun di SMAN 1 Singaraja. Namun karena bantuan datang lebih awal, pihaknya memutuskan membuka fasilitas itu di RTH Bung Karno.
“Kami sudah menjajaki beberapa lokasi. Diantaranya di Taman Kota Singaraja dan Mall Pelayanan Publik. Tapi yang ramai kunjungannya di RTH Bung Karno. Jadi kami putuskan membuka pojok baca di sana,” imbuhnya.
Lebih lanjut Era mengungkapkan, nantinya DAPD akan menyiagakan dua orang staf di sana. Fasilitas itu akan dibuka bersamaan dengan jam buka wantilan di RTH Bung Karno. Pihaknya juga akan membuka fasilitas tersebut setiap akhir pekan, mengingat tingkat kunjungan cukup tinggi.
“Kami masih pertimbangkan juga karena Sabtu-Minggu yang ramai kunjungannya. Tetapi karena di luar jam kerja tentu kami harus mengkaji juga untuk kesiapan staf kami,” imbuh Era. ***
Editor : Donny Tabelak