Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Dor! Korban Sekarat, Polisi Buru WNA Tembak Turis Turki di Vila Palm House Mengwi, Kabur Tinggalkan Peluru

Andre Sulla • Rabu, 24 Januari 2024 | 02:11 WIB
GARIS POLISI: Sejumlah polisi melakukan olah TKP di Vila Palm House, di Banjar Pempatan, Tumbak Bayuh, Mengwi, Badung
GARIS POLISI: Sejumlah polisi melakukan olah TKP di Vila Palm House, di Banjar Pempatan, Tumbak Bayuh, Mengwi, Badung

MANGUPURA, radarbali -Awas kriminalitas orang asing! . Publik di Bali tersentak. Kali ini sesama orang asing main dor dengan senjata api.

Aksi brutal penembakan menggunakan senjata api. Korban merupakan lelaki Turki bernama Turan Mehmet, 30, ditembak, di Vila Palm House, di Banjar Pempatan, Tumbak Bayuh, Mengwi, Badung, Selasa 23 Januari 2024 sekitar pukul 01.30.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali dari sejumlah sumber di lingkungan Polda Bali, turis asal Turki pemilik Pasport U311210XX saat ini masih menjalani perawatan medis secara intensif di Rumah Sakit Trijata karena kondisinya sekarat.

Mehmet mengalami sejumlah luka tembakan menyasar tubuh. "Kabarnya segera lakukan operasi karena ada peluru yang masih bersarang pada dada," bisik sumber di lingkungan Polda Bali, Selasa (23/1).

Kini, Polsek Mengwi di backup Polres Badung dan Polda Bali sementara melakukan olah TKP dan melakukan penyelidikan. Karen sekarat, pihak berwajib belum memintai keterangan lelaki Turki tersebut.

Namun sejumlah saksi, baik para sekuriti dan teman-teman Mehmet telah dimintai keterangan, namun mereka sama sekali tidak mengenali sapa pelaku, sehingga penembakan ini disebut dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK).

 Baca Juga: Punya 26 Paket Sabu-sabu, Hasan Terancam 20 Tahun Penjara, Ini Jerat Pasalnya

Dijelaskan sumber, Turan Mehmet, memang sementara tinggal di Vila Palm House. Sumber yang meminta namanya dirahasiakan ini menyampaikan, berdasarkan keterangan satpam Vila Palm House, I Made Sutana, 53, bahwa sempat kontrol sekeliling vila sebelum kejadian, sekitar pukul 01.10.

BARANG BUKTI: Peluru dan proyektil ditemukan di TKP saat WNA Turki terkapar didor orang asing lainnya.
BARANG BUKTI: Peluru dan proyektil ditemukan di TKP saat WNA Turki terkapar didor orang asing lainnya.

Selesai melaksanakan kontrol, dan lelaki asal Banjar Jeroan, Tumbak Bayuh, Mengwi, Badung ini sempat melihat korban bersama temannya sedang berada di living room villa.

 Setelelah itu. dirinya kembali ke pos sekuriti. Dan tak berselang lama, datang seorang WNA sekitar pukul 01.30. Terduga pelaku berbadan kekar ini menanyakan alamat vila sambil memperlihatkan foto-foto vila dari HP.

Tenaga pengamanan ini menjawab iya dan mengaku memang benar ini Vila Palm House, yakni vila yang dicari. Namun OA tidak dikenal ini tidak memberitahukan tentang apa keperluannya dan mencari siapa.

Kemudian datang seorang pelaku lainnya melompati pintu pagar dan menodongkan senjata api ke arah saksi. Saat itu juga, WNA yang datang lebih awal itu  membekap mulut sekuriti ini menggunakan tangannya.

Lalu pria yang memegang senjata api itu terobos masuk. Karena terhalang tembok satpam tidak dapat melihat kejadian penembakan.

"Walaupun demikian, sekuriti ini mengaku mendengar suara empat sampai dengan lima tembakan senjata api," tambah sumber. 

Setelah itu, dua orang asing ini (pelaku) pelaku meninggalkan villa Palm House, selanjutnya, satpam ini berusaha mencari para tamu Vila Palm House, dan Mehmet ditemukan terkapar bersimbah darah di areal loundry villa.

Ia lalu meminta tolong kepada security villa Bela Dona untuk menghubungi manager Vila Palm House, dan memberitahu tentang peristiwa yang telah terjadi.  Setelah itu, dilaporkan ke pihak berwajib.

 Baca Juga: Heboh Kasus Penembakan Warga Turki di Mengwi-1 : Sekuriti Sempat Ditodong,“Dor!” Tembakan pun Terjadi

"Korban mengalami beberapa luka tembakan beberapa luka akibat tembakan yakni di lengan kiri tembus ke dada, bagian perut dan bagian punggung sebelah kiri," ungkap sumber ini.

Saat itu juga, korban berusaha mengendarai sepeda motor ke RS. Satpam ini mengawal korban menggunakan motornya sendiri ke RS Garba Med namun karena luka tembak yang terlalu dalam, pihak RS menyarankan agar ke RS Trijata.

 "Demikian keterangan saksi bernama I Ngurah Darma Simantara, 41, yang merupakan satpam Villa Shazadi," timpal sumber mengutip keterangan satpam yang satu ini.

Bahwa sebelumnya mendengar seperti ada suara papan kayu jatuh dan teriakan seseorang. Dia lalu mengecek areal villa tempatnya bekerja (Villa Shazadi) dan ternyata sepi, semua tamu dalam keadaan tidur.

Selanjutnya mengecek villa-villa terdekat yang lain dan melihat dua orang WNA (diduga pelaku) datang dari arah Villa Palm House selanjutnya pergi dengan membawa jenis Honda ADV 150 sekitar pukul 01.40.

"Hasil olah TKP, anggota temukan 5 butir peluru. Dua tanpa selongsong, tiga butir masih aktif. Pun kaca vila retak," tutup sumber ini.

Baca Juga: Badah! Gegara Sabu-Sabu, Tetangga Kapolres Buleleng Diringkus Polisi, Cuma Segini Jarak Rumahnya

Dikonfirmasi terpisah Kasat Reskrim Polres Badung AKP I Gusti Nyoman Jaya Widura belum merespon. Walaupun demikian, terkait penembakan dilakukan Orang Asing kepawa Turis Turki, Kepala Kepolisian Resor Badung AKBP Teguh Wasono enggan berkomentar banyak, namun ia membenarkan bahwa ada peristiwa tersebut.

"Benar, namun kami masih melakukan penyelidikan. Baik olah TKP, pemeriksaan saksi dan bukti petunjuk," tutup Kapolres Badung.***

 

Editor : M.Ridwan
#wna turki #penembakan #wna #peluru #sekarat #polsek mengwi #kabur