Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Kian Terang, Bali Jadi Mainan Gengster Internasional, Ternyata Meksiko Tembak Turki Diduga Konflik Antar Geng

Andre Sulla • Selasa, 30 Januari 2024 | 03:31 WIB

 

GENGSTER: 3 WNA Meksiko Escobedo Juan Antonio, Aramburo Contreras Jose Alfonso, dan Deraz Gonzalez Victor Eduardo (foto kolase) saat foto olah TKP di Villa Palm House, Mengwi Badung.
GENGSTER: 3 WNA Meksiko Escobedo Juan Antonio, Aramburo Contreras Jose Alfonso, dan Deraz Gonzalez Victor Eduardo (foto kolase) saat foto olah TKP di Villa Palm House, Mengwi Badung.

DENPASAR, radarbali.id -Pendalaman polisi atas kasus gengster Meksiko tembak Turki di Vila Pal House, Banjar Pempatan, Tumbak Bayuh, Mengwi, Badung, mulai terang.

Ternyata korban yang kini masih terkapar di RS, juga diduga dari kelompok gengster. Namun motifnya masih di dalami tim gabungan Mabespolri dan Polda Bali, hingga Senin (29/1).

Dari sejumlah sumber petugas kepolisian, radarbali.id mendapatkan kabar mengejutkan. Bahwa, ke dua pihak yang sama-sama berjumlah empat orang ini diduga memiliki masalah intern di luar negeri. Lalu terindikasi berkunjunga ke Bali, lalu di cari dan ditemukan di vila TKP.

 Baca Juga: Terinspirasi Gengster, Tujuh ABG Keroyok Purnawiran TNI, Akhirnya…

"Analisa kami demikian. Terlepas apa permasalahannya yang masih di dalami, yang namanya sudah terjadi peristiwa pidana di Bali, wajib ditindak secara hukum yang berlaku," beber sumber petugas di Denpasar, Senin (29/1).

Dari hasil penyelidikan sementara, pihak Turki masuk Bali Kamis 7 Desember 2023.

 "Tiga pria Turki datang lebih dahulu, lalu satunya lagi nyusul beberapa hari kemudian," kisah sumber sembari mengatakan, sedangkan tiga lelaki Meksiko masuk Bali, Selasa 12 Desember 2023. Beberapa hari kemudian disusul lagi satu orang. 

Data yang yang diperoleh, dua pihak ini sama-sama datang dari Kuala Lumpur, Malaysia. Sampai di Bali, pihak Turki menginap di Vila Mana, kawasan Kerobokan. Seminggu di sana, langsung pindah ke TKP penembakan, yakni Vila Palm House.

Sementara itu kelompok Meksiko ngontrak di rumah Nomor. 5, Perumahan Tarumas, Gang Jempiring, Jalan Pura Masuka, Ungasan, Kuta Selatan, Badung. Lalu, analisa dari sejumlah sumber, disuga kuat kelompok Turki ini dikejar dari luar negeri.

Emtah apa permasalahannya, namun seperti yang diketahui, Meksiko terkenal negara  Kartel sindikat narkoba, terbesar dan terkuat di dunia.

Bahkan, Kartel ini terkenal sadis dan beringas selama beroperasi. Walaupun demikian, sumber enggan menuduh bawa dua belah pihak ini diduga terlibat sindikat bisnis barang haram.

Sebab saat di lakukan olah Tempat Kejadian Perkara kasus penembakan, tidak ditemukan Narkoba. Tapi dalam penyelidikan, arahnya pihak Turki kabur dan dicari pihak Meksiko. Diantaranya, pihak korban tidak mau memberikan identitas kepohak Vila Mana, maupun Vila Palm House.

Pihak Vila Mana menerima bayar cash selama semingga lalu pindah ke Vila Palm House dibayar tunai juga, sehingga pengelola dua vila ini klaim tidak memiliki rasa kekhawatiran. Selain itu, ada bukti lain, terdapat rambut palsu atau wig atau heir clip di dalam kamar vila.

Pun sampai saat ini dua keberadaan dua orang teman Mehmet belum diketahui, sehingga korban penembakan didampingi oleh satu teman saja.

"Dua lagi hilang kabar. Memang aneh, tapi kami masih dalami lagi masalah antar Gengster Meksiko VS Turki ni, juga asal usul senpi.

Pun masih diidentifikasi dua selongsong peluru dan proyektil senpi kaliber 7,62 pistol kecil, 3 proyektil masih utuh," tambahnya.

Keanehan lain itu terlihat dari CCTV dan keterangan sejumlah saksi di dua vila ini, ada kemiripan terkait gerak-gerik selama di vila. Yakni, salah satu dari pihak Turki diduga senior atau diduga bos, selalu sibuk dengan terima telepon dan menelepon orang.

 Baca Juga: Nah! Gelar Patroli Besar-Besaran, Polres Gianyar Gulung Geng Motor Brong dan Bubarkan Tempat Hiburan Malam

Kenapa dikatakan demikian, jikalau orang itu telepon, maka tiga lainnya stan bai melakukan penjagaan. Salah satunya selalu berdiri di bagian belakang pria yang kerap telepon itu. Lalu duanya lagi, berdiri terpisah namun tidak begitu jauh, tampak sedang memantau situasi sekitar.

"Korban penembakan ini, diduga anak buah dari orang yang selalu teleponan, yang hingga kini tidak tahu di mana keberadaannya," bisik sumber sembari meminta namanya dirahasiakan. Berbagai kejanggalan ini, kuat dugaan pihak Turki memiliki masalah serius dengan komplotan dari gengster Meksiko itu.

Karena itu, datang dua orang pria Meksiko, lalu salah satunya menodong satpam menggunakan senjata api. Lalu muncul dua lelaki bergegas terobos ke dalam vila, salah satunya melepas  tembakan secara bringas mengenai tubuh Turan Mehmet. "Diduga mereka membawa dua senjata api. Kita masih selidiki kebenarnya," timpal sumber.

 Baca Juga: Gegara Diterjang Angin, Satu Los Pasar Relokasi di Jembrana Ambruk, Begini Kondisinya

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bali Kombespol Jansen Avitus Panjaitan enggan berkomentar banyak. Terkait ini, akan dirilis dalam waktu dekat. "Nantinya pimpinan yang akan menyampaikan secara lengkap kronologi penangkapan dan lain sebagainya," tutup Jubir Polda Bali.***

Editor : M.Ridwan
#wna turki #penembakan #mabes polri #polda bali #vila palm house #gengster #wna meksiko