Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Badah! Dikejar Begal hingga Masuk Rumah, Polisi Selidiki Kejadian yang Menimpa Warga Klungkung Pulang Kerja

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Kamis, 22 Februari 2024 | 19:15 WIB
DISELIDIKI : Unit Intelkam bersama dengan unit Reskrim Polsek Banjarangkan tengah melakukan penyelidikan. (humas polres klungkung)
DISELIDIKI : Unit Intelkam bersama dengan unit Reskrim Polsek Banjarangkan tengah melakukan penyelidikan. (humas polres klungkung)

SEMARAPURA, Radar Bali.id- Sebuah video seorang pemuda asal Desa Bungbungan dan pemudi asal Desa Nyalian masuk ke rumah warga Desa Bakas, Kecamatan Banjarangkan, Rabu (21/2/2024) viral.

Dalam video berdurasi satu menit itu diketahui pemuda dan pemudi itu masuk ke rumah warga untuk meminta perlindungan pemilik rumah dari kejaran begal.

Terkait video viral itu, Kapolsek Banjarangkan AKP. I Made Sutika yang dikonfirmasi terpisah mengungkapkan, Unit Intelkam bersama dengan unit Reskrim Polsek Banjarangkan tengah melakukan penyelidikan.

Berdasarkan keterangan Ngakan Made Aris Putra, 19,  dan Ni Ketut Julia Sinta, 21 yang merupakan muda-mudi dalam video viral tersebut, terungkap keduanya yang merupakan pasangan kekasih mengendarai sepeda motornya masing-masing dari tempat kerja di wilayah Kuta menuju rumah masing-masing.

“Kedua korban berstatus berpacaran, yang setiap harinya selalu pulang kerja bersama - sama melintasi Jalan Raya Desa Tusan. Rabu (21/2/2024) sekitar pukul 02.00, keduanya melintas di Jalan Raya Desa Tusan tepatnya depan Kantor Dinas Kesehatan Hewan,” terangnya.

Di ruas jalan itu, Julia Sinta mendahului kendaraan Yamaha Aerox warna hitam strip merah nomor polisinya tidak diketahui yang dikendarai oleh seorang laki-laki dengan berboncengan dengan laki-laki.

Selanjutnya Putra ikut mendahului kendaraan Yamaha Aerox tersebut. Namun setelah mendahului, Putra melihat orang yang dibonceng pengendara Yamaha Aerox mengacungkan senjata tajam berupa parang sambil tertawa.

“Karena merasa takut dan terancam, Putra mengajak Sinta untuk mempercepat laju kendaraannya,” ungkapnya.

Sesampainya di depan Panti Asuhan Dharma Jati I, Desa Bakas, korban melihat melalui spion kendaraan bahwa kedua pelaku sudah tidak tampak mengejar.

 Namun karena ketakutan, kedua korban masuk ke rumah warga di Desa Bakas untuk meminta perlindungan hingga keluarga korban datang menjemput.

“Dari keterangan korban, kedua pelaku masih muda, mempunyai ciri perawakan satu orang sedang dan satu orang yang membawa parang masih sangat muda, diperkirakan berusia 15 - 17 tahun. Kedua pelaku mempergunakan jaket berwarna hitam,” ujarnya.

Lebih lanjut untuk mengantisipasi hal serupa kembali terjadi, patroli yang biasa dilakukan polisi setiap malam akan dilakukan perubahan pola.

Tidak monoton di satu tempat, tetapi juga akan menyasar wilayah-wilayah rawayan di desa yang menjadi jalur warga pulang kerja malam. [*]

 

Editor : Hari Puspita
#begal #pengancaman #klungkung