Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Dua Buruh Bangunan Jadi Korban Penganiayaan di Tabanan, Minim Saksi, Ini Perkembangan Penyelidikannya

Juliadi Radar Bali • Jumat, 15 Maret 2024 | 23:50 WIB
PERAGAKAN KRONOLOGI KEJADIAN : Reskrim Polsek Kediri yang melakukan rekonstruksi di lokasi kejadian di Banjar Dinas Carik Padang, Desa Nyambu, Kediri Tabanan.(juliadi/radar bali)
PERAGAKAN KRONOLOGI KEJADIAN : Reskrim Polsek Kediri yang melakukan rekonstruksi di lokasi kejadian di Banjar Dinas Carik Padang, Desa Nyambu, Kediri Tabanan.(juliadi/radar bali)

TABANAN, Radar Bali.id – Kasus penganiayaan dua buruh bangunan asal Lombok Timur, NTB di Banjar Dinas Carik Padang, Desa Nyambu, Kediri Tabanan yang menyebabkan satu buruh tewas di lokasi kejadian.

Sampai dengan Kamis kemarin (14/3/2024) polisi ini masih melakukan penyelidikan kasus tersebut.

Untuk diketahui identitas dari kedua buruh bangunan yang menjadi korban penganiayaan yang sebelumnya belum diketahui, akhirnya berhasil terungkap. Bahkan polisi telah melaksanakan pra rekonstruksi di lokasi kejadian.

Satu korban buruh bangunan yang tewas bernama Riang Anggara, 26 asal Desa Bagik Papan, Paringgabaya, Lombok Timur. Kemudian jenazah Riang Anggara sudah di titip di RSUP Prof Ngoerah Sanglah Denpasar untuk dilakukan otopsi.

Sedangkan korban buruh bangunan yang mengalami luka-luka dan sempat mendapat perawatan di RSUD Tabanan adalah Mliki, 32 dengan alamat asal sama.

Kapolsek Kediri Kompol Ni Luh Komang Sri Subakti mengatakan kasus ini awalnya diambil alih oleh Satreskrim Polres Tabanan, namun mendadak dilimpahkan kembali ke Polsek Kediri.

“Kasus ini masih kami dalami, namun yang pasti kedua korban buruh bangunan asal Lombok Timur ini jadi korban dugaan penganiayaan,” ucapnya.  

Meski demikian Kompol Sri Subakti, mengaku dugaan kedua buruh bangunan menjadi korban penganiayaan ini masih terkendala kondisi saksi sekaligus korban selamat yang belum bisa diminta keterangan lebih lengkap.

“Penyelidikan masih mengalami kendala karena korban (saksi) belum bisa dimintai keterangan dan belum adanya saksi yang dapat menjelaskan peristiwa tersebut secara jelas,” jelasnya.

Sri Subakti menambahkan, pihaknya juga telah melakukan pra rekonstruksi di lokasi kejadian atau TKP (tempat kejadian perkara) yakni di depan Pos Kamling Banjar Carik Padang, Desa Nyambu.

Di lokasi itulah, kedua pria itu ditemukan dalam keadaan terluka. Korban meninggal ditemukan dalam keadaan tertelungkup. Sedangkan korban selamat ditemukan di sebelah pos kamling dalam keadaan linglung.

“Sore tadi sekitar pukul 16.00 wita kami melakukan pra rekonstruksi di TKP,” pungkasnya.

Seperti diketahui dua orang pria asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) diduga menjadi korban aksi penganiayaan di Banjar Dinas Carik Padang, Desa Nyambu, Kediri Tabanan, Rabu kemarin (13/3/2024).

Akibat aksi penganiayaan tersebut kedua orang pria yang bekerja sebagai buruh bangunan mengalami luka cukup parah. Bahkan satu orang buruh banguna meninggal dunia di lokasi.  

Berdasarkan informasi di lapangan. Aksi dugaan penganiayaan itu terjadi Rabu pagi sekitar pukul 05.00 Wita. Lokasi kejadian tepat berada di sebuah rumah kosong yang dijadikan posko pos kamling desa setempat.

Di lokasi kejadian telah terpasang tanda garis polisi. Selain itu di lokasi kejadian ditemukan pula sebuah sepeda motor Suzuki Satria F150 berwarna biru tanpa plat nomor kendaraan.

Awalnya, warga menemukan ada orang yang tergeletak di depan Pos Kamling Banjar Carik Padang. Setelah dilakukan pemeriksaan, awalnya orang tersebut dikira dalam kondisi tidak sadarkan. Belakangan diketahui orang itu sudah dalam keadaan meninggal dunia bernama Riang Anggara.

Sedangkan temannya yang mengalami luka-luka dan sempat dirawat RSUD Tabanan bernama Maliki. [*]

 

 

Editor : Hari Puspita
#olah tkp #penganiayaan #tabanan #buruh bangunan