Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Kampung Turis Kuta Dikepung Kejahatan Jambret, Polisi Gandeng Desa Adat, Giliran Turis Inggris jadi Korban

Andre Sulla • Rabu, 24 April 2024 | 16:20 WIB

 

TAK AMAN: P:olisi bersamna Pecalang berkolaborasi memberantas kejahatan jalanan seperti jambretr.
TAK AMAN: P:olisi bersamna Pecalang berkolaborasi memberantas kejahatan jalanan seperti jambretr.
MANGUPURA, radarbali.id - Wilayah Hukum Polsek Kuta dikabarkan sedang tidak baik-baik saja. Sebab aksi jambret semakin mengkhawatirkan. Selain dua turis asal Arab Saudi bernama Abddulah Mohammed Alamri, 26, dan asal India bernama Dixit Sarita Bariguna, 38, giliran warga asing asal Inggris bernama Eleanor Britney Weddel asal British mengalami hal serupa.
 
Untuk diketahui, WNA Inggris yang menginap di Pasha Hotel Jalan Raya Kuta ini berstatus mahasiswi. Ia dijambret pelaku pengendara motor dan menggasak Iphone miliknya seharga Rp 26 juta.
 
"Eleanor dijambret persis di depan BKR Hotel Majapahit, Kuta, Senin 22 April 2024 pukul 22.30," beber sumber, Selasa (23/4).
 
Baca Juga: Cegah kejahatan Pembobolan Perbankan, Polisi Sambangi Gerai ATM
 
Peristiwa yang sangat mencoreng citra pariwisata ini terjadi saat sedang mengendarai sepeda motor sendirian. Malam itu, Elanor usai bepergian dan hendak pulang ke hotelnya menginap di Pasha Hotel.
 
Lantaran tidak mengenal arah tujuan, sambil mengendarai motor, dia mengeluarkan Iphone miliknya untuk melihat-lihat lewat Googlemap. 
 
Namun setiba di depan BKR Hotel Majapahit, tak menyangka dikuntit seorang pengendara motor. Setelah dihadang, pengendara motor itu langsung merampas Iphone 14 Pro Max miliknya.
 
Baca Juga: Sokong Perhelatan WWF, DLHK Bali Minta TPS3R Digerakkan Selama Penutupan TPA Suwung
 
"Setelah merampas Iphone korban, pelaku jambret kabur," ujar sumber yang wanti wanti namanya di tulis ini. 
 
Perempuan asal British, Inggris ini berusaha mengejar pelaku namun tidak berhasil. Pasalnya, sepeda motor pelaku melaju dengan kecepatan tinggi dan hilang di tengah lalu lalang kendaraan bermotor.
 
Kesal Iphonenya dirampas, ia melaporkanya ke Polsek Kuta. Hingga kini Polsek Kuta masih menyelidiki pelaku jambret yang sangat meresahkan itu. 
 
Baca Juga: Tarif Angkutan Udara Turun 20 Persen, Dwidayatour Gelar Carnival Presented by Mandiri di Gandaria City
 
 
Seperti berita sebelumnya, aksi jambret dalam seminggu belakangan ini kian menggila. Bahkan, dalam sehari terjadi 2 kali jambret menimpa turis asing yang sedang berwisata. Korbannua turis dari Arab Saudi bernama Abddulah Mohammed Alamri.
 
Kejadian berlangsung di depan Phoenix KTV & Club di Jalan Patih Jelantik, Kompleks Istana Kuta Galery Kuta, Jumat 19 April 2024 sekitar pukul 04.00.
 
Ia mengalami kerugian hilangnya tas selempang yang berisi Iphone 11 warna hitam, bank card, uang Rp 850.000 dan melaporkanya ke Polsek Kuta.
 
Baca Juga: Rusak Parah Jalan Menuju Pura Pasar Agung, Karangasem, Coba Lihat Ini Kondisinya
 
Sehari sebelumnya, Kamis 18 April 2024 sekitar pukul 20.00 Wita, turis asal India bernama Dixit Sarita Bariguna mendapatkan musibah yang sama.
 
Korban dijambret saat jalan kaki di Jalan Raya Seminyak, Kuta dan mengalami kerugian hilangnya kalung emas seharga Rp 18 juta. Pun terdapat pesisir dari pengusaha hiburan malam terkait marak jambret.
 
Dikonfirmasi terkait ini. Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek Kuta) AKP Ketut Agus Pasek Sudina membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan.
 
Baca Juga: Jalin Silaturahmi dan Pengembangan Program, Grup Astra Bali Kunjungi PMI
 
Dijelaskan, pihaknya telah mengambil tindakan represif. Bahkan beberapa terduga pelaku jambret telah diamankan beberapa hari belakangan ini.
 
"Kami masih kembangkan, apakah ada diantara mereka yang jambret WNA India dan Arab Saudi apa tidak. Ya nanti akan di press release," terangnya.
 
Sedangkan untuk giat pencegahannya, Polsek sudah membuat tim kolaborasi dgn pam swakarsa. Baik pecalang, penerpti, bakamda, dan jagabaya, yang ada di Kecamatan Kuta.
 
Baca Juga: Jalin Silaturahmi dan Pengembangan Program, Grup Astra Bali Kunjungi PMI
 
"Kami gandeng Desa Adat. Tentu melaksanakan patroli rutin di titik rawan kejahatan. Astungkare sudah mulai menurun kriminalitas di Wilkum Kuta di back up Polresta," kisahnya.
 
Kerawanan di Kuta diantisipasi dengan berbagai pendekatan, seperti sosialisasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) hingga penegakan hukum. 
 
Termasuk, katanya, menggencarkan patroli dan razia pada daerah rawan aksi kejahatan, terutama pada hari dan jam tertentu.
 
Baca Juga: Sempat Lolos dan Jadi Buron Kasus Perburuan Satwa TNBB, Berikut Jerat Pasal untuk Lotot dan Basri
 
Seperti yang dilakukan anggota yang melakukan patroli pada jam rawan, dari pukul 00.00 hinhhasampai pagi. Sementara untuk akhir pekan, melakukan atensi sepanjang malam.
 
Kapolsek mengatakan, secara umum kejahatan yang paling menonjol di Kuta adalah penjambretan dan curanmor. Titik rawan kriminalitas di Kuta terjadi di Jalan Sunset Road , mulai dari Seminyak, Legian dan Kuta. Selain itu di Jalan Bypass Ngurah Rai Kuta, Tuban, dan Kedonganan. 
 
Berharap dengan dilakukannya patroli hingga subuh, dapat mencegah terjadinya aksi kejahatan jalanan dan gangguan kamtibmas lainnya, mengingat kunjungan wisatawan sudah meningkat. “Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk sama-sama menjaga keamanan," tutupnya.***
Editor : M.Ridwan
#kuta #jambret #Kampung Turis