Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Babak Belur! Dua Pemuda Dikeroyok Ketika Pulang Nobar Timnas Indonesia Vs Jordania, Pelaku Diamankan Tanpa Perlawanan

Andre Sulla • Kamis, 25 April 2024 | 13:00 WIB
BABAK BELUR: Darah bercuxuran di wajah Muhamad Zainullah, 19, luka robek bagian kepala lantaran dikeroyok depan RS Wangaya
BABAK BELUR: Darah bercuxuran di wajah Muhamad Zainullah, 19, luka robek bagian kepala lantaran dikeroyok depan RS Wangaya

DENPASAR, radarbali.id - Luka dan derita kembali dirasakan Muhamad Zainullah, 19, dan Muhamad Insan Kamil Assyarii, 19. Kedua pemuda ini menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan oleh orang tidak dikenal, saat dalam perjalanan pulang usai nonton bareng (Nobar) pertandingan sepak bola antara Timnas Indonesia U-23 melawan Jordania U-23.

Kejadian berlangsung di Jalan Kartini, Gang Pura Pasek, Desa Dauh Puri Kaja, Denpasar Utara, Senin 22 April 2024 sekitar pukul 05.30.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, penganiayaan itu terjadi ketika Insan Kamil dan Zainullah pulang dari nonton bareng (Nobar) pertandingan sepak bola antara Timnas Indonesia U-23 melawan Jordania U-23 di Monang-Maning, Denpasar Barat.

Lalu dalam perjalanan pulang, terlibat salah paham dengan tiga orang, yang menggendarai dua sepeda motor.

"Laju kendaraan dua pemuda ini dihadang oleh dua sepeda motor. Para korban dituduh telah serempet kendaraan para pelaku," ucapnya.

Lalu, tiga pria tak dikenal itu berusaha menyerang keduanya. Hingga para korban sampai meninta pertolongan satpam di RSUD Wangaya.

Satpam di sana, melerai agar tidak terjadi keributan. Tapi tak disangka saat korban hendak melanjutkan perjalanan pulang, tiga pemuda ini bergegas pergi dan menunggu Insan dan Zainullah di sebuah minimarket Jalan Kartini.

Ketiga terduga pelaku langsung mengejar korban sampai ke Gang Pura Pasek dan keduanya pun dianiaya di sana.

Pemukulan dilakukan oleh dua dari tiga otang itu hingga para korban bonyol babak belur. Insan menderita luka pada kelopak mata kiri, hidung keluar darah.

Zainullah juga menderita luka, diantaranya robek pada dahi hingga harus mendapatkan 17 jahitan dan lebam pada kepala. "Kejadian ini kami lapor ke Polsek Denpasar Utara dan sudah ditindaklanjuti polisi. Pelaku sudah kami amankan, Selasa sore kemarin," tutup sumber.

Sementara itu, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi membenarkan, berdasarkan LP/B/21/IV/2024/SPKT/Polsek Denut/Polresta Denpasar, oleh dua pemuda sama-sama tinggal di kawasan A Yani Selatan itu, pihaknya telah memintai keterangan para korban dan para satpam RS Wangaya. Lalu dua pelaku diamankan di rumah masing-masing tanpa perlawanan.

"Pelaku bernama I Made Yoga Pradipta, 23, warga Jalan Noja I No.15 A Denpasar Timur, dan I Wayan Widiaantara, 24, warga Jalan Turi Gg Sari No 2 Denpasar Timur. Satu teman mereka sebagai saksi," sebutnya.

Berdasar laporan, motif melakukan pengeroyokan, karena emosi merasa diserempet dijalan raya. Sementara barang bukti  yang diamankan, 2 unit motor yang di bawa pelaku yaitu Spm Honda PCX warna abu abu No.pol DK 4277 ADB dan Spm Honda PCX warna Hitam no.pol DK 4601 ACF.

"Kami masih dalami keterangan pala pelaku.Terancam pasal 170 dan 351" tutupnya.***

Editor : M.Ridwan
#denpasar #penganiayaan #babak belur #pengeroyokan #nobar #Jalan Kartini