DENPASAR, radarbali.id - Sebuah organisasi Pengusaha Rental Indonesia melalui Tim Buser Rentcar Nasional, BRN Korda Bali melakukan pengejaran dan pencarian sebuah mobil rental milik pengusaha rental di Bali yang bernama Jinah Bali Transport yang digelapkan penyewa di wilayah Bali.
"Jadi unit saya ada 2 yang disewa lalu digadaikan oleh customer saya. Lalu saya bersama teman- teman BRN Korda Bali menelusuri dan menemukan unitnya sudah dipegang oleh penadah," jelas Bagus Purnama selaku owner dari Jina Bali Transport di Bali, Kamis Malam (19/9/2024).
KA Korda BRN Bali Gusti mengatakan, bahwa BRN Korda Bali siap bersinergi dengan Polsek Kuta Selatan untuk membongkar sindikat penggelapan mobil.
Baca Juga: KASUS GRATIFIKASI KAESANG: INDEPENDENSI HUKUM DI TENGAH DEKADENSI MORAL, ETIKA, DAN INTEGRITAS
"Saya mendorong dengan tegas agar Kapolda Bali agar serius memerintahkan Kapolsek yang ada di Bali agar bekerjasama untuk menangkap gembong sindikat yang saat ini masih menahan 1 unit mobil zenia dengan meminta tebusan 90 jt, 3 pelaku dari 4 orang yang kami serahkan sudah di bebaskan dengan status wajib lapor padahal 3 pelaku yang di bebaskan sudah mengakui semua keterlibatannya bersama 1 pelaku yang saat ini masih di tahan di Polsek Kuta Selatan," jelas Gusti, Kakorda BRN Bali.
Sementara Kadiv Penindakan BRN Korda Bali Putu Edi menegaskan, bahwa pendampingan yang dilakukan dengan maksud untuk bersama membantu polisi agar masalah ini dapat terbongkar, mengingat kejadian lalu kasus mafia mobil di wilayah pati.
"Kami BRN Korda bali yang pertama meminta kapolda jawa timur untuk usut tuntas kasus yang saat itu memakan korban di pati dengan sigap kapolda jawa timur serta perintah turun dari mabes polri kasus pati wilayah gembong sindikat serta pelaku terbongkar sampai akar-akar nya.
Baca Juga: Liku-Liku Persiapan Bapaslon Jelang Pilkada di Bali (2): Tancap Gas Seusai Perayaan Galungan
Saat ini pengusaha rental di bali meminta dengan hormat kepada kapolda bali untuk membongkar Mafia Gadai mobil rental di bali barat sangat meresahkan para pengusaha lokal. Kami sangat apresiasi jika cara cepat polisi bergerak, karena dengan adanya kejadian seperti ini akan berdampak pada dunia pariwisata di Bali," jelasnya.
Dendi Satrio selaku Humas Korda Bali mengatakan bahwa kasus ini akan kita sebar ke berbagai media nasional dan di Bali.
"Kasus penggelapan seperti ini akan kita publikasikan ke media nasional dan yang ada di Bali, sehingga dengan ramainya dimedia tidak ada lagi yang berani melakukan kriminal seperti ini dan akan memberikan efek jera kepada orang yang akan berbuat kasus seperti ini," kata Dendi Satrio.***
Editor : M.Ridwan