Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Tukang Ojek yang Perkosa dan Rampok WNA Tiongkok Masih Diburu Polisi, Korban Akui Kesakitan

Andre Sulla • Rabu, 8 Januari 2025 | 03:22 WIB

 

Ilustrasi perkosaan tukang Ojek terhadap wanita Tiongkok di Pecatu Bali usai perayaan tahun baru 2025
Ilustrasi perkosaan tukang Ojek terhadap wanita Tiongkok di Pecatu Bali usai perayaan tahun baru 2025

DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Unit Jatanras Ditreskrimum Polda Bali ternyata belum berhasil menangkap pelaku perkosaan dan rampok WNA Tiongkok inisial JT, 33.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bali Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, Selasa (7/1/2025) mengatakan, JT adalah wisman memang berlibur di Bali.

Ia menginap di di Villa Casa De Kayla yang beralamat di Tumbak Bayuh, Mengwi Badung. Dia dan enam orang temannya merayakan pesta malam pergantian tahun di acara KAYA (Magic New Year’s Eve) di Utilis Warung, Nyang Nyang Beach, Uluwatu.

Usai mengikuti acara tahun baru di sana, mereka pulang ke tempat penginapan. Empat orang temannya kembali ke Villanya yang beralamat di Salt Villa Ungasan, sedangkan dia dan dua orang temannya masih menunggu pengemudi.

Setelah mendapat transportasi, dua temannya balik lebih dahulu ke penginapan mereda yang juga beda dengan villa ditempati korban.

Karena ditinggal sendiri, wanita ini berjalan kaki sambil mencoba mencari transport untuk kembali ke tempat menginap di Villa Casa de Kayla Tumbak Bayuh, Mengwi, Badung. Dalam perjalanan, dia ditawari ojek. Ia pun menumpangi motor yang dikendarai lelaki bejat.

 Baca Juga: Duo Saudara Kembar Ukraina Dituntut Seumur Hidup, JPU Anggap Terbukti Kelola Pabrik Narkoba di Tibubeneng

Dalam perjalanan, wanita ini merasa pengendara motor tersebut tidak menuju ke arah villa, namun diajak ke jalan turunan dan tanjakan yang gelap dan sekitarnya hanya terdapat semak-semak.

Ketika berada di jalan yang datar, dia  mencoba menghubungi teman bernama Felife, namun pengemudi tersebut langsung berhenti dan merampas HP, lalu dibuang di tanah.

Lelaki itu menunjukkan kepada pelapor tulisan di Hpnya yakni I WANT TO HAVE A SEX WITH YOU, DON’T SCREAM.

"Ya, yang artinya ku ingin melakukan hubungan seks dengan mu, jangan teriak," ucap Juru Bicara Polda Bali mengutip keterangan korban. Wanita tiongkok dicekik setelah turun dari motor dan berusaha kabur.

Wanita ini takut dan membalikkan badan hingga terjatuh sampai posisi duduk. Terlapor yang tetap mencekik leher pelapor ini langsung menyeretnya ke semak-semak dan melancarkan aksi pemerkosaan secara paksa, juga lakukan kekerasan fisik.

"Akibat kejadian tersebut korban mengalami beberapa luka lecet di sekitar leher dan suara serak akibat dicekik oleh pelaku," jelasnya.

 Baca Juga: Buleleng Rawan Lakalantas, Polres Siapkan Pelatihan P3K untuk Penyelamatan Korban

Luka lecet di kedua tangan, punggung dan kedua kaki pelapor serta sakit di bagian vagina.

Berdasarkan laporan dan keterangan korban Tim dari Unit Jatanras melakukan pengejaran terhadap lelaki yang sempat merampok perhiasan wanita Tiongkok sebelum kabur itu, duga pengemudi ojek.

"Pelaku sementara dikejar. Kejadian ini sangat mencoreng citra pariwisata Bali," pungkas Kabid Humas.***

Editor : M.Ridwan
#tukang ojek #perkosaan #radarbali