Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

CEK FAKTA! Bea dan Cukai Komitmen Serius Pelototi Narkoba Masuk Bali, Sumbang Rp 5,3 Triliun untuk Negara

Andre Sulla • Rabu, 22 Januari 2025 | 04:46 WIB

 

PENGHARGAAN: Kepala Kanwil DJBC Bali Nusra Tenggara R Fadjar Donny Tjahjadi memberikan penghargaan bagi tiga anggota terbaik di Kabupaten Badung, Selasa (21/1/2025)
PENGHARGAAN: Kepala Kanwil DJBC Bali Nusra Tenggara R Fadjar Donny Tjahjadi memberikan penghargaan bagi tiga anggota terbaik di Kabupaten Badung, Selasa (21/1/2025)

MANGUPURA, radarbali.jawapos.com - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai (Kanwil DJBC) Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) di awal tahun 2025 ini berkomitmen awasi ketat pergerakan jaringan narkoba Nasional maupun Internasional.

Kepala Kantor Wilayah DJBC Bali, NTB, dan NTT, R Fadjar Donny Tjahjadi, Selasa (21/1/2025),  pihaknya memberikan penghargaan kepada para pengguna jasa dan stakeholder atas kinerja dan kontribusi yang memberikan dampak positif bagi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Dikatakan, selama 2024 pihaknya berhasil mengamankan 89 Prekursor reagensia merupakan bahan kimia pereaksi yang digunakan untuk mengubah struktur molekul prekursor bahan baku menjadi narkotika.

Dan, 400 kasus penyelundupan narkoba. "Paling besar, Bea dan Cukai bersama Tim Gabungan Bareskrim, BNN ungkap Lab di Gianyar, Canggu dan Uluwatu," cetusnya.

Karena itu dengan modus semakin canggih 2025, Kanwil DJBC Bali Nusra sudah melakukan antisipasi dengan satuan Anjing Pelacak (K9) juga Satuan Pelayanan Laboratorium. Sehingga saat teman-teman melakukan penindakan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, langsung diketahui bahwa barang bawaan terdapat Narkotika, Psikotropika maupun prekursor.

Disinggung mengenai pencapaian, dijelaskan, bea tumbuh 14,28 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya, karena didorong membaiknya sektor pariwisata khususnya di Pulau Dewata.

Berkontribusi terhadap peningkatan jumlah kunjungan wisatawan baik domestik dan mancanegara setelah dihantam pandemi COVID-19.

"Kontribusi paling besar dari penerimaan Negara itu adalah bea keluar yang mencapai Rp 3,6 triliun atau melonjak 46,4 persen jika dibandingkan periode sama 2023," kisahnya. Pos lainnya yang berkontribusi yakni penerimaan cukai sebesar Rp1, 35 triliun atau meningkat 27 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara mendorong peningkatan produksi produk minuman mengandung etil alkohol (MMEA) yang tumbuh 2,3 juta liter atau sekitar 11,2 persen dibandingkan 2023. Bea masuk mencatatkan realisasi penerimaan sebesar Rp 335,3 miliar atau tumbuh 23,8 persen jika dibandingkan periode sama 2023.

 Baca Juga: Segera Hadir di Indonesia! ASUS ROG Jadi yang Pertama Perkenalkan Laptop Gaming dengan GeForce RTX 50

Bea masuk itu didapatkan dari peningkatan impor bagian mesin untuk kebutuhan pembangunan smelter tambang mineral di NTB dan impor bahan pokok seperti beras dan gula mentah.

Ia menambahkan realisasi kinerja itu juga didukung sinergi Bea Cukai dengan pelaku usaha serta instansi terkait lainnya.

Untuk itu, pihaknya memberikan penghargaan Nawasena 2025 sebagai bentuk apresiasi kepada sejumlah pihak yang terbesar memberi kontribusi.

Temru terhadap bea masuk, cukai hasil tembakau, cukai MMEA, maskapai penerbangan yang mendeklarasi secara elektronik Bea Cukai dari negara asal tertinggi, industri kecil menengah terbaik, penerima fasilitas terbaik hingga UMKM inspiratif dan perintis ekspor.

 Baca Juga: Melongok Aktivitas Piduh Charity Cafe Bali di Gianyar yang Mempekerjakan Kaum Difabel

Pemberian penghargaan dikemas dalam sebuah acara yang diberi tajuk Nawasena-Bea Cukai Bali Nusra Tahun 2025. Tema Nawasena dipilih untuk menggambarkan sebuah apresiasi atas kontribusi dalam perjalanan Bea Cukai Bali Nusra tahun 2024.

Nawasena juga dimaknai sebagai harapan untuk menjalani tahun 2025 dengan lebih baik dan gemilang. Rangkaian pertunjukan yang terkonsep secara kompleks, dihadirkan untuk memberikan sebuah perjalanan budaya menelusuri Pulau Bali.

Melalui berbagai pertunjukan kesenian, tayangan visual, serta ragam kuliner Bali yang khas. Satu per satu alam Bali dinarasikan dengan sangat apik dengan berbagai keunggulan serta ciri khas masing-masing.

Diawali dengan wisata alam dan budaya di Ubud, Kintamani, Gunung Batur, sampai dengan Canggu yang merepresentasikan daerah wisata yang menggabungkan modernitas dan tradisi Bali.

Kepala Kantor Wilayah DJBC Bali, NTB, dan NTT, R Fadjar Donny Tjahjadi menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pengguna jasa yang menerima penghargaan. Adapun kategori penghargaan yang diberikan adalah Kontribusi Bea Masuk Terbesar.

Kontribusi Cukai Hasil Tembakau (HT) Terbesar, Kontribusi Cukai Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) Terbesar, Maskapai dengan Pengisian E-CD Origin Tertinggi, Industri Kecil Menengah (IKM) Terbaik, Penerima Fasilitas Terbaik, dan Penyelenggara Aglomerasi Pabrik Hasil Tembakau.

 Baca Juga: 147 UMKM Dapar Sertifikasi Halal, Baru 10 Persen UMKM Punya Sertifikat di Bali

Selain kategori penghargaan, juga memberikan apresiasi untuk UMKM Terinspiratif dan UMKM Perintis Ekspor di Perbatasan.

"Momen ini juga kami manfaatkan untuk memberikan penghargaan kepada tiga orang pegawai berprestasi.kami yang telah menunjukkan dedikasi, integritas, dan profesionalisme yang tinggi” sebutnya.

Melalui Nawasena-Bea Cukai Bali Nusra Tahun 2025, kami mengawali tahun dengan menghadirkan antusiasme yang tinggi. Terlebih acara ini 100% dirancang dan diselenggarakan oleh para pegawai Bea Cukai Bali Nusra sendiri.

"Mari kita semua memperkuat sinergi dan kolaborasi untuk terus berkarya dan berinovasi demi mewujudkan Bea Cukai yang modem, profesional, dan terpercaya,” pungkas Donny.***

Editor : M.Ridwan
#jaringan internasional #ntt #ntb #kanwil #bea dan cukai #narkoba #bali