Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Astungkara! Subsidi Bagi Siswa KK Denpasar Tak Lolos SPMB Tetap Berjalan di Tahun 2025

Ni Made Ari Rismaya Dewi • Kamis, 1 Mei 2025 | 20:54 WIB
KABAR GEMBIRA: Ni Made Ari Rismaya Dewi/Radar Bali Caption: Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMP Disdikpora Kota Denpasar, Anak Agung Putu Gede Astara
KABAR GEMBIRA: Ni Made Ari Rismaya Dewi/Radar Bali Caption: Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMP Disdikpora Kota Denpasar, Anak Agung Putu Gede Astara

DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) tengah mempersiapkan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 di Kota Denpasar.

Pada jenjang SMP, terdapat 147 rombongan belajar (rombel) di 17 SMP Negeri. Adapun jumlah tamatan SD di Denpasar sebanyak 14.469 siswa, dengan rincian 9.838 siswa ber-KK Denpasar. Sedangkan daya tampung di sekolah negeri yakni 5.880 siswa. Dengan demikian, terdapat 3 ribuan siswa ber-KK Denpasar yang tak tertampung di sekolah negeri.

Tahun 2024 lalu, Pemkot Denpasar menyalurkan subsidi sebesar Rp1,5 juta untuk 1.340 siswa dengan KK Denpasar dan tak lolos PPDB. Pemanfaatan subsidi ini yaitu untuk biaya di sekolah swasta, yang dicairkan ke masing-masing sekolah. Seperti untuk pembayaran uang muka, SPP, maupun kebutuhan lainnya di SMP Swasta.

Baca Juga: Pemkot Denpasar Rancang Pemanfaatan TPST yang Tak Beroperasi, Begini Skemanya

Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikpora Kota Denpasar, Anak Agung Putu Gede Astara sebut subsidi tetap berjalan di tahun 2025 ini.

"Yang jelas ada komitmen dari Pemkot Denpasar untuk memberikan subsidi bagi siswa yang tidak lulus seleksi SPMB. Untuk jumlah besarannya menunggu keputusan pimpinan nanti," terangnya, kemarin (30/4/2025).

Karena dana untuk subsidi ini akan meluncur di anggaran perubahan. Namun dengan catatan penerima subsidi harus mengikuti seleksi SPMB.

Baca Juga: Profil Safnoviar Tiasdi Suami Dilan Janiyar yang Mokondo dan Biayai 10 Selingkuhannya dengan Uang Istri!

"Kalau tidak ikut seleksi di SMP (Negeri, red), dia tidak dapat (subsidi, red). Misalkan ada yang (daftar, red) ke Taman Rama langsung, tidak perlu dia seleksi, dia langsung ke Taman Rama," sambungnya.

Adapun pendaftaran SPMB SMP dimulai tanggal (7/7) hingga (16/7) dengan empat jalur. Di antaranya jalur domisili 43 persen; jalur prestasi 32 persen; jalur afirmasi 20 persen; dan jalur mutasi 5 persen.

Pihaknya pun gencar melakukan sosialisasi SPMB kepada Kepala SD di Kota Denpasar; SMP Negeri; SMP Swasta; OPD; DPRD; hingga ke tingkat Kepala Desa/Lurah dan komite sekolah yang ada di satuan pendidikan masing-masing.

Baca Juga: Santuni Anak Yatim, Halal Bihalal UJB Bersama Kajari Klungkung, Eratkan Silaturahmi, Perkuat Sinergi Media Mendorong Penegakan Hukum

Lebih lanjut, diimbaunya agar masyarakat Kota Denpasar yang mempunyai anak atau anak didik yang akan melanjutkan ke sekolah SD maupun SMP, agar mempersiapkan diri dengan membaca petunjuk teknis (juknis) yang telah disebarkan.

"Sehingga tidak terjadi kesalahan-kesalahan yang fatal di dalam ikut seleksi SPMB ini. Mudah-mudahan dengan adanya juknis ini, semua pihak bisa mematuhi dan menaati dengan tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran yang tidak semestinya," ungkapnya.***

Editor : M.Ridwan
#subsidi siswa denpasar #disdikpora #pemkot denpasar