RadarBali.id- Seperti kebanyakan negara-negara Amerika Latin, di Brasil mafia narkobanya sangat menakutkan dan kuat (dikenal sebagai kejahatan terorganisir atau organized crime). Mereka terkenal terorganisir dan mempersenjatai diri dengan peranti militer yang dibeli dari pasar gelap internasional.
- Di Brasil Persenjataan Militer: Geng-geng ini, terutama Comando Vermelho dan Primeiro Comando da Capital (PCC), memiliki persenjataan setara militer, termasuk senapan serbu, granat, dan bahkan drone tempur bersenjata! Gila, bukan?
- Pengaruh Politik & Ekonomi: Mereka mengendalikan rantai pasok narkoba internasional, memeras bisnis lokal, dan bahkan memengaruhi layanan publik di dalam favela.
- Taktik Brutal: Mereka dikenal karena kekerasan ekstrem dan penolakan untuk menyerah, yang sering mengubah favela menjadi medan perang saat diserang polisi. Presiden Brasil sebelumnya, Jair Bolsonaro, bahkan pernah mendukung taktik keras polisi dengan mengatakan bahwa para bandit harus "mati layaknya kecoak."
Apakah Mafia Narkoba Brasil akan Menyerang Balik?
Sangat kecil kemungkinannya bahwa geng narkoba tidak akan menyerang balik.
- Siklus Kekerasan: Konflik antara polisi dan geng di Rio de Janeiro adalah siklus kekerasan yang berulang. Penggerebekan brutal seringkali diikuti oleh balasan dari geng, baik dalam bentuk serangan langsung terhadap polisi atau aksi kekerasan untuk mempertahankan wilayah mereka dari geng saingan.
- Dampak Jangka Pendek: Meskipun operasi ini melumpuhkan dan menahan banyak anggota, geng kriminal seperti Comando Vermelho memiliki struktur yang dalam dan jaringan yang luas, memungkinkan mereka untuk pulih dan melancarkan serangan balasan di masa mendatang untuk membalas kematian anggotanya.[dirangkum dari berbagai sumber]
Editor : Hari Puspita