GIANYAR, RadarBali.id – Polres Gianyar merilis data evaluasi Kamtibmas sepanjang tahun 2025 dengan hasil yang cukup kontras. Meski angka kriminalitas tercatat mengalami kenaikan sebesar 15 persen, kinerja kepolisian dalam menuntaskan kasus justru menunjukkan tren positif yang signifikan.
Berdasarkan data resmi, total gangguan Kamtibmas di tahun 2025 mencapai 1.775 kejadian, naik 4,9 persen dibandingkan tahun 2024. Secara spesifik, jumlah kasus kejahatan meningkat dari 322 kasus menjadi 371 kasus dalam setahun terakhir.
Kapolres Gianyar, AKBP Chandra C. Kesuma, menyatakan bahwa pihaknya tidak menutup-nutupi kenaikan angka tersebut. Namun, ia menekankan pada efektivitas penegakan hukum melalui angka Crime Clearance (penyelesaian perkara).
"Kami berkomitmen pada penegakan hukum yang tegas. Tingkat penyelesaian perkara naik 23 persen, dari 263 kasus di tahun 2024 menjadi 339 kasus yang berhasil dituntaskan pada 2025," ujar AKBP Chandra.
Transparansi data ini mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat sekaligus Ketua LSM Gappar Gianyar, Ngakan Made Rai. Menurutnya, kejujuran kepolisian dalam menyampaikan fluktuasi data ke publik adalah bentuk profesionalisme.
"Ini menarik bagi saya, karena datanya jelas; naik bilang naik, turun bilang turun. Kami mendukung komitmen penegakan hukum yang tidak pandang bulu," kata Ngakan Rai.
Ia juga menyoroti kehadiran langsung Kapolres dalam berbagai kegiatan sosial, mulai dari patroli malam hingga dukungan terhadap program makan bergizi gratis dan ketahanan pangan di lahan pertanian.[*]
Editor : Hari Puspita