Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Gegara Nekat Curi Motor dengan Kunci Nyantol, Pemuda Asal Surabaya Babak Belur Dihajar Massa di Tabanan

Juliadi Radar Bali • Rabu, 28 Januari 2026 | 23:47 WIB
NYARIS TEWAS : Pelaku curanmor babak belur dihajar massa dan harus mendapat perawatan di rumah sakit.(ist)
NYARIS TEWAS : Pelaku curanmor babak belur dihajar massa dan harus mendapat perawatan di rumah sakit.(ist)

 

TABANAN, RadarBali.id – Aksi nekat Moch Azril Akbar Saputra,20, berakhir tragis. Pemuda asal Surabaya, Jawa Timur ini menjadi bulan-bulanan warga setelah tertangkap basah mencuri sepeda motor milik warga di Banjar Ngis Kaja, Desa Jegu, Kecamatan Penebel, Tabanan, Senin malam (26/1/2026).

Kejadian bermula saat korban, I Gede Ditya Anta Putra, memarkirkan motor Honda Vario miliknya di pekarangan rumah setelah pulang dari wantilan balai banjar.

Diduga karena terburu-buru, korban meninggalkan motornya dalam kondisi kunci masih nyantol. Situasi ini dimanfaatkan pelaku untuk langsung membawa kabur kendaraan tersebut.

Menyadari motornya raib hanya dalam hitungan menit, korban bergerak cepat dengan menyebarkan informasi kehilangan serta plat nomor kendaraan ke sejumlah grup WhatsApp rekan-rekan banjarnya.

Langkah ini membuahkan hasil. Salah satu rekan korban melihat motor dengan ciri-ciri identik sedang terparkir di sebuah lapak pedagang durian. Pelaku yang saat itu berada di lokasi tak berkutik saat korban dan warga mengepungnya.

"Pelaku tertangkap basah di lokasi pedagang durian dan mengakui perbuatannya," ujar Kawil Ngis Kaja, I Made Sumardia.

Warga yang geram sempat melayangkan bogem mentah hingga pelaku babak belur. Untuk menghindari aksi massa yang lebih anarkis, pihak kewilayahan segera menghubungi Polsek Penebel.

Kapolsek Penebel, AKP I Gusti Kade Alit Murdiasa, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa pelaku sempat dibawa ke Polsek, namun karena massa terus berdatangan, pelaku akhirnya dievakuasi ke Polres Tabanan.

"Kasus ini sudah ditangani Satreskrim Polres Tabanan. Pelaku kami amankan ke Polres untuk menghindari amuk massa yang lebih luas mengingat kondisinya sudah babak belur," pungkasnya.[*]

Editor : Hari Puspita
#tabanan #curanmor #kunci nyantol #pengeroyokan massa #maling