AMLAPURA, Radar Bali.id – Kasus pencurian ternak sapi belakangan ini sukses membuat kalangan peternak di Gumi Lahar Karangasem resah bukan main.
Bagaimana tidak, aksi pencurian sudah terjadi hingga dua kali di wilayah Kecamatan Abang, namun hingga kini sang pelaku masih melenggang bebas alias belum terungkap.
Baca Juga: Waduh Kacau! Pelaku Pencurian Sapi di Jembrana Ditangkap, Ternyata Oknum Anggota Polisi
Kondisi ini membuat para peternak lokal dilanda kecemasan. Salah seorang peternak sapi asal Kecamatan Bebandem, Putu Merta, mengaku sangat waswas mendengar kabar hilangnya sapi-sapi di wilayah tetangga tersebut. Terlebih, posisi kandang sapi miliknya selama ini berada jauh dari area pemukiman.
”Sapi-sapi saya taruh di tegalan (kebun). Tapi sejak ada kasus pencurian ini, terpaksa saya pindah ke dekat rumah karena takut,” ujar Merta saat ditemui, Selasa (26/5/2026).
Sebagai peternak rakyat yang hanya mengandalkan empat ekor sapi, hilangnya satu ekor ternak tentu menjadi pukulan telak bagi ekonominya. ”Kalau satu saja hilang, kerugiannya terasa sekali. Apalagi kasus pencurian sapi di Karangasem ini sebenarnya jarang terjadi. Baru kali ini langsung ada dua kasus berturut-turut. Semoga pelakunya cepat tertangkap,” harapnya.
Merespons keresahan warga, Kapolres Karangasem AKBP I Made Santika menegaskan bahwa jajarannya tengah bergerak cepat melakukan penyelidikan. Kasus ini pun diklaim sudah menunjukkan progres positif.
”Masih dalam penanganan dan sudah ada titik terang. Kalau sudah terungkap pasti akan kami informasikan ke publik,” tegas AKBP Made Santika.
Perwira dengan melati dua di pundak ini juga mengimbau agar para peternak di Karangasem meningkatkan kewaspadaan. Ia meminta warga tidak teledor dan menyarankan agar memindahkan kandang sapi yang lokasinya terpencil ke dekat rumah. ”Agar lebih mudah dipantau,” tandasnya. [*]
Editor : Hari Puspita