Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Akui Pinjam Ruangan di Polda Bali, Tim KPK Seret Dua Pria ke Jakarta Usai Diperiksa, Siapa Mereka?

Andre Sulla • Jumat, 5 Juni 2026 | 07:32 WIB
PEMERIKSAAN DI POLDA BALI: : Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy memberikan keterangan terkait aktivitas tim KPK di Mapolda Bali. (ist/radarbali.id)
PEMERIKSAAN DI POLDA BALI: : Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy memberikan keterangan terkait aktivitas tim KPK di Mapolda Bali. (ist/radarbali.id)

DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Misteri dugaan pengembangan operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyeret pejabat Imigrasi Jakarta Barat hingga ke Bali mulai tersingkap.

Polda Bali membenarkan adanya aktivitas pemeriksaan yang dilakukan tim KPK di lingkungan Mapolda Bali.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bali Kombes Pol Ariasandy membenarkan bahwa tim KPK sempat meminjam salah satu ruangan di Mapolda Bali.

Namun, pihaknya mengaku tidak mengetahui siapa pihak yang diperiksa maupun keterkaitannya dengan perkara yang tengah ditangani lembaga antirasuah tersebut.

"Ini bukan ranah kami untuk memberikan pernyataan. Kami tidak tahu yang diperiksa siapa dan apa jabatannya. Tim KPK hanya pinjam ruangan sebentar," ujar Ariasandy, Kamis (4/6/2026).

Pernyataan tersebut sekaligus mengonfirmasi adanya aktivitas tim KPK di lingkungan Polda Bali yang sebelumnya ramai diperbincangkan.

Baca Juga: Ini Link Streaming Nonton Indonesia vs Oman FIFA Matchday 2026

Namun demikian, identitas pihak yang diperiksa masih menjadi tanda tanya. Di sisi lain, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali membantah adanya pegawai imigrasi di Bali yang diamankan terkait pengembangan OTT KPK tersebut.

Kepala Seksi Informasi Keimigrasian Kanwil Ditjen Imigrasi Bali Putu Astina Purwanti menegaskan, berdasarkan pendataan internal, seluruh petugas imigrasi di Bali masih lengkap dan tidak ada yang menjalani pemeriksaan di Polda Bali.

 "Hasil pendataan, petugas imigrasi masih komplit," tegasnya.

Meski demikian, informasi berbeda justru beredar di lingkungan kepolisian.

Sejumlah sumber menyebut tim KPK sempat melakukan pemeriksaan terhadap dua pria di salah satu ruangan Mapolda Bali.

Menurut sumber tersebut, setelah menjalani interogasi selama beberapa jam, kedua pria itu kemudian dibawa keluar dari lingkungan Polda Bali dan diterbangkan ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Kami tidak tahu siapa yang diamankan. Dua pria itu telah dibawa ke Jakarta," ujar sumber tersebut singkat.

Sebelumnya, beredar kabar bahwa OTT KPK terhadap Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Jakarta Barat Ronald Arman Abdullah turut merembet ke sejumlah daerah, termasuk Bali.

Dalam operasi tersebut, KPK mengusut dugaan korupsi terkait pengurusan izin tinggal warga negara asing (WNA).

Ketua KPK Setyo Budiyanto menyebut perkara yang tengah didalami berkaitan dengan penerbitan dokumen izin tinggal, baik Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) maupun Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS). Penyidik juga masih mendalami peran para pihak yang diamankan dalam operasi tersebut.

Selain mengamankan sejumlah orang, KPK turut menyita berbagai barang bukti berupa kendaraan roda empat, kendaraan roda dua, uang tunai dalam mata uang dolar Amerika Serikat dan dolar Singapura, hingga logam mulia yang diduga berkaitan dengan perkara.

Hingga Kamis (4/6), belum ada keterangan resmi dari KPK mengenai identitas dua pria yang diperiksa di Bali maupun keterkaitan mereka dengan kasus yang menjerat pejabat Imigrasi Jakarta Barat.

Namun, konfirmasi dari Polda Bali mengenai peminjaman ruangan oleh tim KPK semakin menguatkan dugaan bahwa Pulau Dewata menjadi salah satu lokasi pengembangan penyidikan kasus tersebut.***

Editor : M.Ridwan
#OTT KPK #operasi tangkap tangan #pegawai imigrasi #Kabid Humas Polda Bali