DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Aksi brutal yang diduga dilakukan komplotan geng motor mulai meresahkan kawasan Kuta. Tiga pemuda menjadi korban pengeroyokan brutal oleh sekelompok orang tak dikenal di depan sebuah minimarket di Jalan Sunset Road, Legian, Kuta, Badung, Rabu (24/6/2026).
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.00 Wita dan kini tengah didalami aparat Polresta Denpasar.
Dugaan sementara, para pelaku berjumlah sekitar 10 orang dan menyerang korban secara bersama-sama hingga menyebabkan luka cukup serius.
Baca Juga: Australia Makin Mendominasi, Bandara Ngurah Rai Tambah Rute Langsung Canberra-Denpasar
Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban utama sekaligus pelapor diketahui bernama I Gusti Gede Padang Okana, 18. Selain dirinya, dua rekannya yakni Made Radya Kennard, 18, dan I Ketut Kapipilano Putra Suardana, 18, juga menjadi sasaran pengeroyokan. Insiden bermula saat ketiga korban berada di sekitar lokasi.
Namun tanpa diduga, mereka didatangi sekelompok pria yang langsung melancarkan aksi kekerasan.
Akibat kejadian itu, pelapor mengalami luka memar pada bagian dagu kiri serta lecet di leher kanan dan kiri.
Sementara Made Radya Kennard mengalami memar di pelipis kiri, mata kiri lebam, pipi kanan lebam, serta lecet pada lengan kiri. Korban lainnya, I Ketut Kapipilano Putra Suardana, mengalami lebam di pipi kiri, rahang kiri sakit, serta nyeri di bagian kepala belakang hingga merasa pusing.
Polisi telah menerima laporan, memberikan surat tanda penerimaan laporan (STPL), mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), serta melakukan pemeriksaan medis terhadap korban.
Maraknya aksi kekerasan jalanan pada jam-jam rawan ini memunculkan kekhawatiran adanya kelompok geng motor yang mulai kembali muncul dan berkeliaran di kawasan Kuta dan sekitarnya.
Apalagi pola penyerangan dilakukan secara bergerombol dengan jumlah cukup banyak. Masyarakat, khususnya anak muda yang kerap beraktivitas malam hari, diimbau lebih waspada dan menghindari potensi konflik di jalanan.
"Polisi memastikan akan terus mendalami kasus ini hingga seluruh pelaku berhasil diamankan," kisah sumber petugas, Jumat (26/6/2026).
Kasi Humas Polresta Denpasar, IPTU I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., saat dikonfirmasi belum berkomentar banyak terkait adanya laporan tersebut.
Dirinya mengatakan mengecek laporan terlebih dahulu. Namun kalaupun benar ada laporan itu, Polisi kini masih akan melakukan penyelidikan. “Saya cek dulu ya,” ujarnya singkat.***
Editor : M.Ridwan