TABANAN, Radar Bali.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan mendadak menggelar tes urine acak terhadap jajaran petugas dan warga binaan pemasyarakatan (WBP) pada Rabu (8/7/2026).
Baca Juga: Jaga Integritas, Puluhan ASN Kemenag Klungkung Jalani Tes Urine Mendadak
Langkah ini dilakukan guna memastikan area dalam lapas bersih penuh dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Baca Juga: Tepis Stigma Negatif, Lapas Narkotika Bangli Buktikan Diri dengan Tes Urine
Dalam sidak tersebut, tim medis lapas mengambil sampel urine secara acak dari 20 orang yang terdiri dari petugas serta narapidana. Hasil dari tes maraton tersebut menyatakan seluruh sampel bebas dari kandungan zat terlarang.
Kepala Lapas Kelas IIB Tabanan, Prawira Hadiwidjojo menjelaskan, kegiatan tes urine secara mendadak ini merupakan agenda rutin yang digelar minimal satu bulan sekali sebagai bentuk deteksi dini serta penguatan pengawasan internal.
"Bukan hanya kepada warga binaan yang harus bebas dari barang haram, tetapi juga pegawai lapas harus memberikan contoh bahwa mereka bersih pula dari narkotika," tegas Prawira pada Rabu (8/7/2026).
Pemeriksaan spesimen urine dilakukan secara ketat oleh Tim Medis Lapas menggunakan alat uji yang mampu mendeteksi berbagai indikator parameter narkoba, seperti Pop, Soma, THC, Met, MTD, hingga MDMA. Dari 20 sampel yang diperiksa, seluruhnya menunjukkan hasil negatif.
Meski tidak ditemukan adanya indikasi pelanggaran, Prawira menegaskan pihak lapas tidak akan melonggarkan pengawasan. Pihaknya mengancam akan menindak tegas siapapun personel maupun warga binaan yang kedapatan main-main dengan barang haram tersebut.
"Hasil ini menjadi cerminan komitmen integritas kami. Namun kami ingatkan keras, kami menerapkan sanksi tegas bagi siapa pun yang terbukti melanggar dan terlibat narkotika akan langsung diproses sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya. [*]
Editor : Hari Puspita