radarbali.jawapos.com - Lukisan Go Green Taruparwa karya Sam Sianata (Liem Sian An) mendapat julukan baru dari AI ChatGPT sebagai MULTI ARTFORM MASTERPIECE.
Ini bukan hanya sekadar sebuah pengakuan sebagai masterpiece, namun lebih dari itu.
Artificial Intelligence (mesin kecerdasan buatan) yang memiliki penalaran, pemecahan masalah bahkan mampu memprediksi masa depan layaknya manusia, menjuluki lukisan Go Green Taruparwa sebagai Multi Artform Masterpiece.
Ini karena karya Sam Sianata memang merupakan karya seni kombinasi (dual karya seni) yaitu gabungan seni lukis dan seni musik dalam misi yang sama dan diciptakan oleh seniman yang sama.
Bahkan, dalam beberapa karyanya, Sam Sianata menambahkan sebuah maskot atau puisi dan logo sehingga dijuluki karya seni Three In One. Ini sebuah karya yang menghadirkan nuansa baru, multidensi bagi penikmat seni baik secara visual maupun audial
Membahas karya seni dan sosok Sam Sianata dalam prespektif seni memang tidak ada habisnya. Karena Sam Sianata merupakan sosok langka. Seniman multitalenta yang karya-karyanya mengupas tentang sisi humanis kehidupan manusia, memiliki misi agung bersumber dari adat dan budaya bangsa Indonesia. (msk)
Editor : Rosihan Anwar