Perahu nelayan dengan nama lambung SBR, itu tenggelam saat angin bertiup kencang. Angin membuat perahu berbenturan dengan perahu lain dan akhirnya tenggelam. Hanya terlihat sedikit bagian lambung perahu, sebagian besar perahu terendam air laut.
Menurut pemilik perahu, angin kencang membuat perahu yang ada di kolam labuh terhempas dan bertabrakan dengan perahu lain. Apesnya, perahunya tertabrak perahu lain hingga membuat perahunya bocor. "Benturan perahu lain, larasnya perahu lain kena perahu saya sampai bocor," ujar Haidori alias Dorik, pemilik perahu, Selasa (3/1).
Perahu dengan kapasitas 5 GT tersebut bocor dan air masuk hingga membuat perahu tenggelam. Mesin dan peralatan mencari ikan juga tenggelam hingga membuat kerugian mencapai Rp 15 juta. "Kalau jaring masih bisa diangkat," ungkapnya.
Beruntung tidak ada koban jiwa, karena saat kejadian perahu sedang parkir. Hingga kemarin, sejumlah pekerja masih berada di atas lambung perahu yang tenggelam sebagian untuk evakuasi barang dari dalam perahu. "Sekarang masih berusaha evakuasi perahu," imbuhnya.
Karena cuaca buruk, lanjutnya, masih belum bisa melaut. Sebagian besar nelayan tidak ada yang melaut karena terlalu berisiko. (bas) Editor : Donny Tabelak