Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Dihantam Angin Kencang, Satu Perahu Nelayan Tenggelam

Donny Tabelak • Rabu, 4 Januari 2023 | 03:45 WIB
Perahu milik nelayan tenggelam di kolam labuh PPN Pengambengan. (FOTO M. BASIR/RADAR BALI)
Perahu milik nelayan tenggelam di kolam labuh PPN Pengambengan. (FOTO M. BASIR/RADAR BALI)
NEGARA- Angin kencang yang terjadi pada Senin (2/1) sore, menyebabkan satu perahu nelayan yang pakir di dalam kolam labuh Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan tenggelam. Beruntung tidak ada koban jiwa dari peristiwa tersebut. Namun, mesin dan peralatan kapal tak dapat diselamatkan.

Perahu nelayan dengan nama lambung SBR, itu tenggelam saat angin bertiup kencang. Angin membuat perahu berbenturan dengan perahu lain dan akhirnya tenggelam. Hanya terlihat sedikit bagian lambung perahu, sebagian besar perahu terendam air laut.

Menurut pemilik perahu, angin kencang membuat perahu yang ada di kolam labuh terhempas dan bertabrakan dengan perahu lain. Apesnya, perahunya tertabrak perahu lain hingga membuat perahunya bocor. "Benturan perahu lain, larasnya perahu lain kena perahu saya sampai bocor," ujar Haidori alias Dorik, pemilik perahu, Selasa (3/1).

Perahu dengan kapasitas 5 GT tersebut bocor dan air masuk hingga membuat perahu tenggelam. Mesin dan peralatan mencari ikan juga tenggelam hingga membuat kerugian mencapai Rp 15 juta. "Kalau jaring masih bisa diangkat," ungkapnya.

Beruntung tidak ada koban jiwa, karena saat kejadian perahu sedang parkir. Hingga kemarin, sejumlah pekerja masih berada di atas lambung perahu yang tenggelam sebagian untuk evakuasi barang dari dalam perahu. "Sekarang masih berusaha evakuasi perahu," imbuhnya.

Karena cuaca buruk, lanjutnya, masih belum bisa melaut. Sebagian besar nelayan tidak ada yang melaut karena terlalu berisiko. (bas) Editor : Donny Tabelak
#perahu tenggelam #nelayan #angin kencang #Pelabuhan Perikanan Nusantara