NEGARA, Radar Bali.id - Pelemparan kendaraan yang melintas di Jalan Denpasar - Gilimanuk kembali terjadi. Kali ini korbannya tiga truk yang dilempar batu hingga kaca depan pecah dan satu sopir mengalami luka. Polisi masih memburu pelaku yang diduga pengendara motor.
Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana mengatakan, laporan pelemparan batu pada tiga truk yang melintas di Jalan Denpasar - Gilimanuk masih diselidiki. "Pelaku masih diselidiki," ujarnya.
Pihaknya sudah sudah mengamankan barang bukti berupa batu yang digunakan untuk melempar tiga truk tersebut. Serta melakukan penyisiran CCTV sekitar lokasi untuk mencari petunjuk pelaku.
Berdasarkan laporan yang diterima, pelemparan batu terhadap tiga truk sekaligus terjadi pada Jumat (22/9/2023) malam sekitar pukul 22.555 WITA. Setelah menerima laporan, Polres Jembrana dan jajaran Polsek melakukan patroli, pengecekan dan penyisiran di jalan jurusan Denpasar-Gilimanuk. Namun pelaku belum terungkap.
Pelemparan batu tiga truk itu terjadi di Jalan Denpasar - Gilimanuk, wilayah Lingkungan Bilukpoh Kangin, Kelurahan Tegalcangkring, Mendoyo. Tiga truk yang menjadi korban pelemparan batu mengalami pecah pada kaca, salah satu sopir truk mengalami luka pada bibir.
Kejadian bermula, tiga truk yang berjalan beriringan dari arah barat menuju ke arah timur. Saat berpapasan dengan satu unit motor yang mengarah berlawanan, truk AE 9050 UJ yang dikemudikan Ruli Gunawan, dilempar menggunakan batu.
Lemparan itu mengenai kaca depan ran truk yang mengakibatkan kaca truk tersebut pecah dan pengemudi mengalami luka robek pada bibir.
Tidak berselang lama, pengendara motor yang sama melempar truk DK 8830 FX. Teuknyang dikemudikan Firman, mengenai kaca depan truk hingga pecah.
Menyusul truk dibelakang lagi B-9728-CXT yang diikemudikan Abay Baehaqi dilempar pelaku yang sama dengan batu mengenai kaca depan mengakibatkan kaca depan pecah. [*]
Editor : Hari Puspita