NEGARA- Sopir mengantuk menjadi salah satu penyebab kecelakaan yang sering terjadi. Dalam dua hari terakhir ini, terjadi dua kecelakaan yang disebabkan sopir mengantuk. Terbaru kecelakaan dua unit kendaraan kecelakan karena disebabkan sopir mengantuk.
Terbaru, kecelakan di Jalan Raya Jurusan Denpasar-Gilimanuk, Banjar Tembles, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Kamis (26/10), sekitar pukul 05.30 WITA.
Mobil pikap boks nopol S 8059 UT yang dikemudikan I Made Sugiartaya, 50, menabrak truk boks P 8841 GI yang dikemudian Ahmad Imron.
Kasatlantas Polres Jembrana AKP AKP Ni Putu Meipin Ekayanti menjelaskan, mobil boks S 8059 UT yang dikemudikan warga Banjar Puseh, Desa Tuwed, datang dari arah Gilimanuk menuju Denpasar. Namun riba- tiba, mobil oleng ke kanan dan dari arah berlawanan atau dari timur ke barat melaju truk boks P 8841 GI. "Truk bergerak pada jalurnya sehingga terjadi tabrakan pada posisi jalur jalan sebelah kanan dari arah barat," jelasnya.
Penyebab kecelakaan tersebut, berdasarkan pemeriksaan polisi, sopir pikap boks I Made Sugiartaya mengantuk saat mengemudi sehingga mobil oleng ke kanan tidak terkendali. "Sopir mobil yang menabrak diduga mengantuk," terangnya.
Akibat kecelakaan tersebut, mobil pikap boks ringsek bagian depan dan sopir mobil pikap boks yang menabrak mengalami luka robek pada dahi, pelipis kanan, siku kanan, pinggul kiri, paha kanan, dan lecet pada pinggul bagian kanan.
Sedangkan truk yang ditabrak ringsek bagian kanan belakang kemudi dan sopirnya selamat tanpa cedera.
Kecelakaan yang disebabkan sopir mengantuk sudah sering terjadi. Karena itu, pihaknya selalu mengimbau pengendara untuk selalu berhati-hati saat berkendara. Apabila mengantuk segera istirahat agar tidak menjadi penyebab kecelakaan yang merugikan diri dan orang lain. ***
Editor : Donny Tabelak