NEGARA,radarbali.id - Pencurian sapi di Jembrana Bali masih meresahkan. Kadek Wirawan, 41, warga Banjar Munduk Tumpeng, Desa Berangbang, Kecamatan Negara, kehilangan sapi. Setelah melakukan pencarian, akhirnya menemukan sapi di salah satu saudagar sapi di Desa Baluk.
Korban kehilangan sapi pada 26 Oktober lalu. Sapinya baru diketahui hilang saat hendak memberi makan sapi di kebun yang berada sekitar 400 meter dari rumahnya.
Sapi betina dan anaknya sudah tidak ada di tempat, padahal saat ditinggalkan dalam kondisi terikat.
Baca Juga: Geger Ular Piton Masuk Apotek Hadang Karyawan Saat Nyapu di Pekutatan Jembrana, Cari Apa?
Setalah sempat mencari, keesokan harinya melapor ke polisi. Meskipun sudah melaporkan ke polisi, Wirawan tetap mencari sapinya hingga terdengar kabar dari seorang saudagar sapi, bahwa ada seseorang yang menjual sapi. Karena curiga sapinya yang hilang, dicek ternyata memang benar sapinya yang hilang.
Sapi betina dan anaknya dibeli saudagar sapi dengan harga Rp 13,5 juta. Penjualnya, seorang pria yang tidak diketahui pasti namanya, namun ciri-ciri yang diingat pembeli sapi ada bekas operasi pada kakinya.
Kasatreskrim Polres Jembrana AKP Agus Riwayanto Diputra mengatakan, laporan hilangnya sapi milik warga masih dalam proses penyelidikan untuk mengungkap pelaku. "Pelaku masih kami selidiki," ujarnya.
Kasus pencurian sapi di Jembrana sudah sering terjadi. Terutama sapi yang digembalakan di tempat yang jauh dari rumah, sehingga tidak setiap saat diawasi. Karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat agar berhati-hati dalam menjaga hewan ternaknya. ***
Editor : M.Ridwan