NEGARA- Lalu lintas kendaraan yang masuk Bali jelang libur Natal dan Tahun Baru sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir. Puncak arus masuk Bali jelang libur Hari Raya Natal, diprediksi terjadi Sabtu besok (23/12).
Selain lalu lintas kendaraan yang masuk Bali, kendaraan yang keluar Bali juga mengalami peningkatan terutama angkutan barang yang sudah kosong.
Berdasarkan data dari PT. ASDP Cabang Ketapang, penyeberangan dari Pelabuhan Ketapang menuju Gilimanuk pada 20 Desember, penumpang jalan kaki dan dalam kendaraan sebanyak 24.098 orang dan total kendaraan sebanyak 6. 667 unit. Sebaliknya dari Pelabuhan Gilimanuk menuju Ketapang penumpang jalan kaki dan dalam kendaraan sebanyak 23.933 orang dan total kendaraan sebanyak 5.828 unit.
Kenaikan aktivitas kendaraan masuk Bali sudah mulai terlihat sejak tanggal 20 Desember 2023, namun masih kategori ramai lancar. "Produksi ada peningkatan dari sehari sebelumnya," ujar General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang Syamsudin.
Akitivitas lalu lintas kendaraan yang akan menggunakan jasa penyeberangan, lebih ramai pada malam hari. Bahkan pada Kamis malam hingga Jumat pagi, terjadi antrean panjang di Palabuhan Gilimanuk. Antrean mengular hingga sekitar 2 kilometer dari Palabuhan Gilimanuk.
Membludaknya kendaraan yang akan keluar Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk sejak Kamis malam, salah satu penyebabnya pembatasan kendaraan barang yang sudah diberlakukan mulai Sabtu besok (23/12). Kendaraan yang akan keluar Bali membludak hingga terjadi antrean.
"Kemungkinan karena pembatasan kendaraan dimulai hari ini, banyak kendaraan truk yang meninggalkan Bali," terangnya.
Namun antrean yang terjadi dari malam hari, bisa terurai pada siang hari. Pihaknya sudah melakukan berbagai upaya agar tidak mengganggu lalu lintas di jalan Nasional Denpasar-Gilimanuk. Yakni dengan mengalihkan kendaraan-kendaraan besar ke terminal Kargo Gilimanuk.
Antrean yang terjadi, menurutnya bukan karena jarak pembelian tiket yang diberlakukan. Justru jarak pembelian tiket ini bertujuan untuk mengurai antrean kendaraan. Hanya saja, kendaraan yang akan keluar Bali, volumenya meningkat mulai angkutan barang dan kendaraan pribadi, sehingga terjadi kepadatan di Pelabuhan Gilimanuk. ***
Editor : Donny Tabelak