NEGARA, Radar Bali.id - Sampah pada perayaan malam tahun baru di Jembrana, meningkat sekitar 15 persen. Jumlah terbanyak sampah dari pusat kegiatan perayaan malam pergantian tahun, yakni di areal Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Kota Negara.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jembrana Dewa Gede Ary Candra Wisnawa mengatakan, keseluruhan sampah pada malam perayaan tahun baru naik sekitar 15 persen dari hari biasa. Dari awalnya pada hari biasa 28 ton setiap harinya, khusus malam tahun baru naik 4,5 ton menjadi 33 ton. "Sampah yang diangkut dari pusat kegiatan malam perayaan tahun baru dan rumah tangga," ujarnya.
Sampah dari pusat kegiatan perayaan malam tahun baru, meningkat lebih banyak dari hari biasa. Seperti dari Gedung Kesenian Ir. Soekarno, sampah meningkat drastis.
Namun karena pengangkutan bersamaan dengan sampah dari tempat lain, tidak terhitung total kenaikan jumlah sampah dari areal gedung yang dulu bernama twins tower tersebut. "Yang pasti ada peningkatan sampah dari lokasi kegiatan perayaan tahun baru," ujarnya.
Dewa Ary menambahkan, sampah yang diangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA) sebagian besar merupakan sampah plastik dan organik. Sampah diolah di pengelolan sampah terpadu di areal TPA Peh di Desa Kaliakah, Kecamatan Negara. [*]
Editor : Hari Puspita