NEGARA, Radar Bali.id - Pada Hari Raya Nyepi bulan Maret mendatang, Sekaa Teruna Teruni (STT) di Jembrana mendapat bantuan dari Pemerintah Kabupaten Jembrana untuk biaya tambahan pembuatan ogoh-ogoh sebesar Rp 2,5 juta setiap STT.
Pemerintah juga menekankan agar STT tidak membuat ogoh-ogoh yang memuat karakter menyinggung isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) yang berpotensi menimbulkan perpecahan di masyarakat.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana Anak Agung Komang Sapta Negara mengatakan, pemerintah kabupaten Jembrana mengalokasikan anggaran sebesar Rp 710 juta untuk subsidi pembuatan ogoh-ogoh seluruh STT di Jembrana. Anggaran untuk 284 STT seluruh Jembrana.
Dengan anggaran yang dialokasikan pemerintah ini, diharapkan memberikan semangat STT dalam kreativitas seni membuat Ogoh - ogoh. "Tahun ini kita tetap anggarkan dana apresiasi Rp2.5 juta per STT," jelasnya.
Namun untuk mendapat bantuan tersebut, harus memuhi syarat dan ketentuan. Diantarnya menyerahkan KTP, Nomor Rekening STT dan NPWP kelompok. Pihaknya akan membuka pendaftaran pengajuan mulai 26 Januari-13 Februari mendatang. Pihaknya berharap semua STT mendaftar, karena ada kemungkinan ada beberapa STT yang tidak ikut karena alasan tertentu.
Dalam pembuatan ogoh-ogoh, pihaknya menekankan agar menghindari ogoh-ogoh bermuatan politik dan isu sara yang menyebabkan pihak lain tersinggung. "Ogoh-ogoh yang dibuat tidak boleh menyinggung isu SARA," tegasnya.
Di samping itu, bahan yang digunakan ramah lingkungan. Tidak menggunakan bahan plastik, styrofoam dan bahan lain yang tidak ramah lingkungan.
Kepala Dinas menambahkan, lomba Ogoh-ogoh juga akan digelar. Namun pada akhir penilaian dari perwakilan masing -masing kecamatan seperti sebelumnya ditiadakan. Penilaian akan dilakukan langsung di suatu tempat oleh tim penilai. "Parade atau pementasan ditiadakan dengan berbagai pertimbangan," tandasnya. [*]
Editor : Hari Puspita