NEGARA, Radar Bali.id - Pelantikan anggota DPRD Jembrana terpilih rencanakan dilaksanakan 15 hari lagi pada 13 Agustus mendatang. Namun, partai politik masih belum menentukan nama yang akan menjadi pimpinan dewan, maupun alat kelengkapan dewan lainnya.
Mengenai pimpinan dewan, partai politik yang berhak berdasarkan perolehan suara pada pemilihan Februari lalu. Perolehan suara dan kursi terbanyak tetap PDIP sehingga berhak mendapat jatah kursi Ketua DPRD Jembrana. Partai Golkar peraih suara terbanyak kedua posisi Wakil Ketua I dan Partai Demokrat memperoleh surat terbanyak ketiga mendapat jatah posisi Wakil Ketua II.
Sekretaris DPD II Partai Golkar Jembrana I Nyoman Birawan mengatakan, untuk usulan pimpinan dewan dan alat kelengkapan dewan dari Partai Golkar masih belum ada petunjuk dari Partai Golkar tingkat provinsi untuk melaksanakan rapat pleno yang akan diusulkan. "Kami masih menunggu surat dari DPD Provinsi untuk pleno," ujarnya.
Dalam rapat internal sebelumnya, memang ada wacana untuk mengusulkan calon tunggal. Karena dari enam anggota DPRD Jembrana hanya ada satu orang anggota DPRD terpilih yang memiliki kriteria atau memenuhi syarat - syarat yang diatur Partai Golkar. "Tapi nanti tetap acuan hasil rapat pleno, siapa dan berapa orang yang akan diusulkan menjadi pimpinan dewan," tegasnya.
Dari enam anggota DPRD terpilih dari Partai Golkar, I Made Sabda, salah satu anggota dewan terpilih memiliki peluang besar. Karena dari segi syarat sudah terpenuhi sesuai Surat Edaran Partai Golkar tahun 2009 No B. 39 / 2029 tentang Syarat Pimpinan Dewan.
Terpisah, Ketua DPC Partai Demokrat Jembrana I Wayan Wardana mengatakan, mengenai pimpinan dewan dari Partai Demokrat masih menunggu rekomendasi dari DPP Partai Demokrat. "Dari Partai Demokrat belum ada rekomendasikan DPP," ujarnya.
Sebelumnya sudah mengusulkan nama-nama yang terpilih menjadi anggota DPRD Jembrana, termasuk jabatan di partai dan perolehan suara. Menurutnya, enam anggota DPRD Jembrana sama-sama memiliki peluang yang sama untuk menjadi pimpinan dewan. "Semua punya peluang menjadi pimpinan," ujarnya.
Namun dari enam nama anggota DPRD Jembrana terpilih, Wardana sebagai calon anggota dewan petahana terpilih dan menjadi ketua DPC Partai Demokrat memiliki peluang besar untuk menjadi wakil Ketua II DPRD Jembrana. "Meskipun saya sebagai ketua DPC, belum tentu juga direkomendasikan. Tergantung dari DPP semua," tegasnya.
Sekretaris DPRD Jembrana I Komang Suparta mengatakan, pelantikan anggota DPRD Jembrana terpilih rencana dilaksanakan 13 Agustus mendatang. "Jadwal pelantikan sampai saat ini belum ada perubahan," tegasnya.
Setelah pelantikan, nantinya akan dibentuk pimpinan dewan sementara sebelum ada pimpinan dewan definitif dari masing -masing partai politik yang berhak. "Terpenting nanti pelantikan dulu, setelah itu membahas pimpinan dan alat kelengkapan dewan," tegasnya. [*]
Editor : Hari Puspita