Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Renovasi Gedung Kesenian, Perpaduan Modern dan Tradisional

Muhammad Basir • Kamis, 15 Agustus 2024 | 04:20 WIB

 

GABUNGKAN DUA SPIRIT : Gedung Kesenian Bung Karno, Jembrana, yang Tengah direnovasi. (m.basir/radar bali)
GABUNGKAN DUA SPIRIT : Gedung Kesenian Bung Karno, Jembrana, yang Tengah direnovasi. (m.basir/radar bali)
NEGARA, Radar Bali.id - Renovasi Gedung Kesenian Ir. Soekarno, salah satu upaya penataan untuk merevitalisasi kawasan Kota Negara.

Mengingat gedung tersebut berada di lokasi strategis di tengah kota yang dekat dengan sejumlah fasilitas publik, pusat perekonomian dan wisata di Jembrana.

Gedung Kesenian Ir. Soekarno dirancang sebagai fasilitas multifungsi yang tidak hanya akan menjadi fasilitas perkantoran tapi juga panggung bagi berbagai pertunjukan seni tradisional dan modern.

Fasilitas ini nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai ruang berkreasi dan berkarya baik untuk kesenian, olahraga, organisasi maupun wahana hiburan keluarga karena ditengahnya juga dilengkapi taman bermain ramah anak diapit oleh areal kolam seluas 0,91 ha.

Selain itu Gedung yang terletak di areal seluas 6,45 ha ini, diharapkan dapat menjadi daya tarik wisata baru yang akan memperkuat posisi Jembrana sebagai salah satu destinasi wisata  di Bali.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengatakan, penataan Gedung Kesenian Ir. Soekarno akan melengkapi triangle Kota Negara di Kabupaten Jembrana.

Karena selain gedung yang dulu bernama gedung tower, sekitarnya ada Pura Jagatnata, Pasar Umum Negara dan Sentra Tenun yang menjadi pusat oleh-oleh khas Jembrana.

”Posisinya akan  memperkuat keseimbangan tata ruang, serta mendukung pusat kegiatan ekonomi , budaya dan pemerintahan,” ungkapnya.

Destinasi lain di Jembrana Rumah Produksi Bersama (RPB) Cokelat dan Sirkuit All in One. Karena itu, revitalisasi Gedung Kesenian Ir. Soekarno akan menjadi satu ekosistem yang  disiapkan untuk Jembrana ke depan. “Ini akan  menjadi satu ekosistem yang di siapkan ke depan,” ungkapnya.

Penataan Gedung Kesenian Ir. Soekarno ini disiapkan lebih awal sembari menunggu pembangunan jalan tol Gilimanuk - Mengwi, serta  revitalisasi pelabuhan Ketapang-Gilimanuk. ”Keduanya terealisasi maka akan menjadi satu poin penting untuk Jembrana, “ jelasnya .

Menurutnya, kesiapan itu sangat penting. Karena itu salah satu mimpi besarnya membangun Jembrana dengan visi Jembrana emas 2026.

Jembrana yang berkarakter dan jelas arahnya apa yang mau dituju. Berbagai pembangun besar itu Ia sebut sebagai persiapan langkah-langkah menuju Jembrana Emas. “ Kalau tidak berbenah hari ini bagaimana bisa maju. Maka harus betul-betul mempersiapkan diri dengan baik,” ujarnya.

Dengan persiapan -persiapan yang telah dilakukan, maka nantinya akan memajukan Jembrana. Selian itu, pendapat asli daerah (PAD) akan meningkat. Dengan peningkatan PAD, maka bisa untuk pembangunan Jembrana berbagai sektor.

”Hari ini dengan tidak memiliki PAD yang baik tetapi kita bisa membangun, ini adalah sesuatu hal yang kita banggakan dan membangun itu bukan membangun yang biasa-biasa saja," terangnya. [*]

 

Editor : Hari Puspita
#renovasi #jembrana #gedung kesenian