NEGARA, Radar Bali.id - Hujan deras yang terjadi Rabu (30/10/2024) malam, menyebabkan tanah longsor di Banjar Pengeragoan Dangin Tukad, Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan.
Material longsor menutup badan jalan sehingga warga harus menggunakan jalan alternatif untuk beraktivitas.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana I Putu Agus Artana Putra mengatakan, tim reaksi cepat sudah mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi dan kaji cepat pada kejadian tanah longsor tersebut.
”Longsor disebabkan hujan deras yang terjadi sejak Rabu sore hingga malam,” jelasnya, Kamis (31/10/2024).
Tanah longsor menyebabkan jalan rabat beton milik desa tertimbun longsor dengan ketebalan 30 sentimeter, panjang 8 meter dan lebar 6 meter. Jalan yang tertimbun merupakan jalan penghubung antar rumah warga, terdapat 10 KK yang dapat melintasi jalan tersebut. ”Masih ada jalan alternatif lain yang dapat dilalui oleh beberapa KK tersebut,” jelasnya.
Menurutnya, tanah yang tergerus akibat cuaca ekstrim yang melanda wilayah tersebut. Apabila terjadi kembali cuaca ekstrim akan menyebabkan longsor susulan.
”Rencana kedepan dari pihak desa akan berkoordinasi dengan masyarakat untuk melaksanakan kegiatan gotong royong untuk membersihkan area tersebut,” terangnya. [*]
Editor : Hari Puspita