Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Meskipun Sudah Mencapai Ratusan Ribu Berlibur Nataru Lewat Gilimanuk, Wisatawan Masuk Bali Ternyata Cenderung Menurun

Muhammad Basir • Rabu, 25 Desember 2024 | 20:15 WIB
DIPREDIKSI MENURUN : Aktivitas bongkar muat kendaraan dan penumpang di dermaga Pelabuhan Gilimanuk kemarin. (m.basir/radar bali)
DIPREDIKSI MENURUN : Aktivitas bongkar muat kendaraan dan penumpang di dermaga Pelabuhan Gilimanuk kemarin. (m.basir/radar bali)

NEGARA, Radar Bali.id - Ternyata wisatawan masuk Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk, sebelum Hari Natal dan Tahun Baru (Nataru) meskipun ada peningkatan dari hari normal, tidak sesuai prediksi.

Diduga salah satu penyebabnya cuaca buruk yang terjadi di Selat Bali, sehingga yang terjadi cenderung ada penurunan jumlah wisatawan yang masuk Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk.

Dari data produksi yang diprediksi ASDP Cabang Ketapang, puncak arus lalu lintas kendaraan wisatawan yang masuk Bali terjadi Senin (23/12/2024), diprediksi ada 8211 unit kendaraan yang masuk Bali.

Ternyata yang masuk Bali pada Senin lalu sebanyak 6.776 unit kendaraan, dengan jumlah terbanyak kendaraan kecil sebanyak 2883 unit, bus 380 unit, roda dua 1.815 unit dan truk 1.698 unit. Sedangkan jumlah penumpang jalan kaki dan dalam kendaraan sebanyak 28.392 orang, lebih sedikit dari sehari sebelumnya sebanyak 30.801 orang.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang Yani Andriyanto mengatakan, angkutan penyeberangan yang masuk Bali sebelum Hari Raya Natal ini memang tidak sesuai prediksi.

”Cenderung landai. Tidak sesuai prediksi,” ujarnya, usai menerima kunjungan Achmad Baidowi, Komisaris Utama ASDP Indonesia Ferry di Pelabuhan Gilimanuk, Selasa (24/12/2024).

Kondisi penyeberangan Lintas Selatan Bali ini, cenderung sepi diduga karena cuaca buruk yang kerap terjadi. Terutama di Selat Bali, cuaca buruk sering terjadi sehingga penyeberangan terganggu, hingga dilakukan penundaan penyeberangan. ”Cuaca ini yang sangat berpengaruh dengan tingkat kunjungan masuk Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk,” ungkapnya.

Meskipun tidak sesuai dengan prediksi, pihaknya tetap mengantisipasi terjadinya arus libur Tahun Baru masuk Bali sebelum malam perayaan tahun baru. Diprediksi, akan terjadi lonjakan signifikan lalu lintas kendaraan wisatawan yang masuk Bali pada 28-30 Desember mendatang.

Menurutnya, arus lalu lintas masuk Bali pada saat angkutan Natal dan Tahun Baru, terjadi dua puncak untuk masuk Bali. Permata sebelum Hari Natal dan sebelum malam Tahun Baru. ”Karena puncak pertama cenderung landai, kami prediksi puncak keduanya nanti terjadi lonjakan arus kendaraan yang akan masuk Bali,” terangnya.

Yani memastikan pada puncak kedua yang diprediksi terjadi, seluruh fasilitas, sarana dan prasarana di Pelabuhan Gilimanuk dan Ketapang sudah siap, sehingga tidak terjadi kepadatan hingga antrean kendaraan yang akan menyeberang seperti tahun - tahun sebelumnya. (bas)

 

Editor : Hari Puspita
#wisatawan #nataru #liburan