NEGARA, Rada Bali.id - Antrean kendaraan yang akan menyeberang dari Pelabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, berlanjut hingga kemarin, Rabu (25/6/2025).
Antrean kendaraan hingga jalan nasional Denpasar - Gilimanuk, terjadi pada malam hari dengan dominasi kendaraan angkutan barang.
Menurut informasi, antrean kendaraan yang akan menyeberang antre hingga memenuhi seluruh areal parkir di Pelabuhan Gilimnauk mulai Selasa malam.
Bahkan terminal manuver juga dipenuhi dengan ekor antrean di Pasar Gilimanuk.
Ratusan kendaraan yang antre untuk menyeberang di dominasi kendaraan barang, mulai berangsur lancar pada Rabu pagi. ”Antrean kendaraan sampai keluar dari pelabuhan dan terminal,” ujar Komandan Pos Angkatan Laut (Danposal) Gilimanuk Letda Laut (P) Bayu Primanto, Rabu (25/6/2025).
Antrean kendaraan yang terjadi beberapa hari terakhir ini, terutama pada malam hari, disebabkan cuaca buruk di selat Bali. Lalu lintas kapal penyeberangan terganggu. ”Kondisi ini pengaruh dari cuaca buruk yang terjadi di Selat Bali,” terangnya.
Kondisi cuaca buruk yang terjadi, juga berpotensi mengakibatkan kapal terseret arus dan kandas.
Dalam sepekan terakhir, telah terjadi dua kejadian kapal kandas di perairan Selat Bali, tepatnya di wilayah perairan Pelabuhan Gilimanuk.
Imbas gelombang tinggi hingga 2,5 meter menyebabkan Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk sempat ditutup selama 2 jam 25 menit pada Rabu pukul 18.40 WIB.
Penyeberangan kembali dibuka pada 20.50 WIB, namun antrean kendaraan telah mengular hingga 2,5 kilometer. [*]
Editor : Hari Puspita