Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Proyek Ambisius Rp 1 Triliun PPN Pengambengan Bali Tertunda, Tender Internasional Penyebabnya

Muhammad Basir • Rabu, 26 November 2025 | 21:25 WIB
BAKAL PELABUHAN KHUSUS PERIKANAN KELAS DUNIA: PPN Pengambengan yang akan dikembangkan menjadi pelabuhan perikanan bertaraf Internasional. (foto:M.Basir/Radar Bali)
BAKAL PELABUHAN KHUSUS PERIKANAN KELAS DUNIA: PPN Pengambengan yang akan dikembangkan menjadi pelabuhan perikanan bertaraf Internasional. (foto:M.Basir/Radar Bali)

 

NEGARA , Radar Bali.id  – Rencana pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan di Jembrana, Bali, yang digadang-gadang akan menjadi pelabuhan perikanan terbesar dan bertaraf internasional, dipastikan mengalami penundaan.

Proyek bernilai lebih dari Rp 1 triliun yang merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) ini, mulanya direncanakan dimulai akhir November 2025, namun harus mundur hingga paling cepat Januari 2026.

Penundaan ini terjadi lantaran proses tender internasional yang sedang berlangsung untuk menentukan perusahaan pelaksana belum rampung.

Tender Internasional Butuh Ketelitian Ekstra

Kepala Sub Bagian Umum PPN Pengambengan, Lukman Hadi, membenarkan bahwa groundbreaking proyek ditunda karena pemenang tender belum diumumkan.

"Masih proses tender. Belum selesai," jelas Lukman.

Menurutnya, kompleksitas proyek ini menuntut proses tender dilakukan secara internasional, menarik minat perusahaan dari dalam dan luar negeri. Hal ini memerlukan waktu dan ketelitian yang ekstra dari Kelompok Kerja (POKJA) pusat.

"Tender internasional itu POKJA pusat butuh effort yang luar biasa, karena pesertanya tidak hanya dari dalam, namun dari luar negeri juga ikut tender," ungkapnya.

Lukman menegaskan, peletakan batu pertama sangat bergantung pada selesainya proses tender tersebut, yang diperkirakan paling cepat selesai pada awal tahun depan.

Pengembangan Tiga Zona dan Kapasitas Fantastis

Meskipun tertunda, proyek ini dipastikan tetap berjalan. PPN Pengambengan akan dikembangkan di atas lahan seluas 36 hektare, termasuk penambahan daratan baru melalui reklamasi.

PPN baru ini akan dibagi menjadi tiga zona utama:

Rencana pembangunannya akan bergulir secara bertahap:

Setelah rampung, PPN Pengambengan diproyeksikan mampu menampung hingga 1.600 kapal, meningkat drastis dari kapasitas saat ini yang hanya 1.273 kapal. Produktivitas tangkapan ikan pun diperkirakan melonjak dua kali lipat, dari 61.300 ton menjadi 124.000 ton per tahun.[*]

Editor : Hari Puspita
#pengambengan #jembrana #pelabuhan perikanan #ppn