JEMBRANA, Radar Bali.id - Operasi Zebra Agung 2025 yang digelar Polres Jembrana pada 17–30 November 2025 berhasil menunjukkan capaian positif, terutama dalam menekan jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas.
Meskipun secara keseluruhan terjadi kenaikan tipis pada jumlah kasus kecelakaan (dari 17 kasus di tahun 2024 menjadi 18 kasus), angka fatalitas kecelakaan justru menurun sangat signifikan hingga 66,7%.
- Korban Meninggal Dunia: Turun dari 3 orang menjadi 1 orang.
- Luka Berat: Nihil.
- Kerugian Materiil: Menurun 35,4% (dari Rp 59,3 juta menjadi Rp 38,3 juta).
"Fokus utama kami keselamatan pengguna jalan. Penurunan korban meninggal merupakan capaian yang sangat kami syukuri," jelas Kasatlantas Polres Jembrana, Iptu Aldri Setiawan.
Capaian Positif Dibanding Periode Sebelum Operasi
Tren positif ini semakin terlihat jelas jika dibandingkan dengan 14 hari sebelum operasi digelar:
Di aspek penegakan hukum, Operasi Zebra Agung mencatat 757 penindakan, melonjak tajam hingga 123% dibandingkan periode sebelum operasi (339 penindakan).
Penindakan didominasi oleh Teguran dengan 736 kasus. Sementara itu, 21 penindakan tercatat melalui sistem ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) statis, sedangkan ETLE mobile dan tilang manual nihil.
Dengan capaian ini, Polres Jembrana menegaskan bahwa edukasi dan pengawasan akan terus berlanjut untuk menciptakan budaya berkendara yang aman dan tertib di wilayah Jembrana.[*]
Editor : Hari Puspita