Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Siaga Nataru, Jembrana Ganti Lampu Jalan Utama dan Siapkan Kawasan Zona Penyangga Kargo Gilimanuk

Muhammad Basir • Minggu, 14 Desember 2025 | 13:20 WIB
GANTI LAMPU YANG MATI : Penggantian lampu penerang jalan di Kawasan Gilimanuk. (M.Basir/Radar Bali)
GANTI LAMPU YANG MATI : Penggantian lampu penerang jalan di Kawasan Gilimanuk. (M.Basir/Radar Bali)

 

NEGARA, Radar Bali.id – Pemerintah Kabupaten Jembrana bergerak cepat melakukan perbaikan infrastruktur penerangan jalan menjelang masa libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Fokus utama perbaikan adalah di jalur utama penghubung Denpasar-Gilimanuk dan area vital Pelabuhan Gilimanuk.

Kepala Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan Jembrana, I Ketut Wardana Naya, mengungkapkan bahwa penggantian lampu penerangan jalan umum (PJU) yang rusak telah dilakukan sejak sepekan terakhir.

"Kami fokus pada lampu-lampu yang menjadi kewenangan pemerintah daerah, seperti di Jalan Udayana dan Jalan Sudirman, pusat Kota Negara. Proses penggantian masih terus berjalan," ujar Wardana Naya, Sabtu (13/12/2025).

Antisipasi Kecelakaan dan Dukungan Zona Penyangga

Langkah masif penggantian PJU ini dilakukan sebagai upaya antisipasi kecelakaan lalu lintas. Perbaikan penerangan dianggap krusial mengingat lonjakan volume kendaraan yang diprediksi akan sangat padat melintasi jalur Denpasar-Gilimanuk selama periode Nataru.

Selain jalan utama, Dishub Jembrana juga melakukan penataan dan penggantian lampu di sekitar Parkir Kargo Gilimanuk. Area ini disiapkan secara khusus untuk berfungsi sebagai zona penyangga (buffer zone) bagi kendaraan yang akan menyeberang dari Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang, Jawa Timur.

“Parkir kargo sudah kita siapkan, termasuk penerangannya, untuk mendukung kelancaran arus penyeberangan,” tegasnya.

ASDP Terapkan Pembatasan Jarak Pembelian Tiket

Persiapan serupa juga dilakukan oleh pihak operator penyeberangan. Manajer Usaha ASDP Pelabuhan Gilimanuk, Didi Juliansyah, menjelaskan bahwa buffer zone di Parkir Kargo Gilimanuk menjadi elemen penting dalam mendukung implementasi delaying system dan sistem pembelian tiket.

Menurut Didi, pada masa angkutan Nataru ini akan diberlakukan pembatasan jarak pembelian tiket. Pembatasan sejauh dua kilometer dari Pelabuhan Gilimanuk dan Pelabuhan Ketapang tersebut dipusatkan di areal Parkir Kargo.

"Kami sudah menyiapkan sejumlah antisipasi jelang libur panjang Nataru. Buffer zone ini berfungsi sebagai tempat pembelian tiket sekaligus sistem penundaan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di area pelabuhan," jelasnya.[*]

Editor : Hari Puspita
#gilimanuk #lampu penerangan jalan #jembrana #LPJU #Lampu Mati #nataru