Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Hari Pertama Pembatasan Truk, Jalur Denpasar-Gilimanuk Mengular hingga Hutan Cekik

Muhammad Basir • Sabtu, 14 Maret 2026 | 06:15 WIB

ANTREAN PANJANG : Suasana antrean truk dan bus masih mengular hingga 4 kilometer mencapai kawasan Hutan Cekik,Jembrana.(M.Basir/RadarBali)
ANTREAN PANJANG : Suasana antrean truk dan bus masih mengular hingga 4 kilometer mencapai kawasan Hutan Cekik,Jembrana.(M.Basir/RadarBali)

 

JEMBRANA, Radar Bali.id – Hari pertama pemberlakuan pembatasan angkutan barang pada Jumat (13/3/2026) belum sepenuhnya efektif mengurai kemacetan di jalur nasional Denpasar-Gilimanuk.

Pantauan Jawa Pos Radar Bali   di lapangan menunjukkan antrean truk dan bus masih mengular hingga 4 kilometer mencapai kawasan Hutan Cekik.

Banyaknya truk yang masih melintas diakui oleh Pengawas Satuan Pelaksana (Wasatpel) UPPKB Cekik, I Made Ria Fran Dharma Yudha. Ia menyebut mayoritas kendaraan yang melintas adalah truk kosong yang hendak kembali ke Pulau Jawa.

"Karena ini hari pertama, masih banyak yang melintas. Kebanyakan adalah kendaraan kosong yang pulang, sehingga tetap kami berikan toleransi untuk lewat," jelas Dharma Yudha.

Sesuai aturan, pembatasan ini berlaku bagi angkutan barang sumbu tiga atau lebih, kereta tempelan/gandengan, serta angkutan galian dan material bangunan. Larangan ini akan berlangsung hingga 29 Maret 2026 demi kelancaran arus mudik Lebaran.

Meski demikian, kendaraan pengangkut logistik vital seperti BBM, sembako, hewan ternak, dan pupuk tetap diperbolehkan melintas. Kendaraan pengecualian ini wajib menempelkan surat muatan sah di kaca depan sebelah kiri agar mudah diidentifikasi petugas di lapangan.[*]

Editor : Hari Puspita
#hutan cekik #selat bali #arus mudik #jembrana #penyeberangan #Gilimanuk - Ketapang