Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Tunggu SE Bupati, Pemkab Jembrana Belum Terapkan Aturan WFH Hari Jumat untuk ASN

Muhammad Basir • Senin, 6 April 2026 | 07:01 WIB
Ilustrasi WFH untuk kalangan ASN. (gambar digital gemini/ radar bali)
Ilustrasi WFH untuk kalangan ASN. (gambar digital gemini/ radar bali)

NEGARA, Radar Bali.id – Para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana tampaknya harus sedikit bersabar untuk bisa merasakan sistem kerja Work From Home (WFH) setiap hari Jumat.

Kebijakan anyar yang dicanangkan pemerintah pusat tersebut hingga kini belum resmi diberlakukan di Bumi Makepung.

Baca Juga: ​Pemprov Godok Aturan WFH, Sektor Pendidikan Intensifkan Hemat Energi, Begini Teknisnya

Sekretaris Kabupaten Jembrana, I Made Budiasa, menjelaskan bahwa aturan yang tertuang dalam SE Mendagri Nomor 800.1.5/3349/SJ tentang Transformasi Budaya Kerja ASN tersebut sedianya mulai berlaku sejak 1 April.

 Namun karena Jumat pekan lalu bertepatan dengan hari libur nasional, realisasinya tertunda.

Baca Juga: Beda dengan Tabanan Dalam Merespons Surat Edaran WFH Mendagri, Pemkab Klungkung dan Bangli Pilih Hati-hati dan Lakukan Kajian

"Karena Jumat kemarin libur, jadi WFH masih belum diberlakukan. Mengenai kebijakan pusat ini, kami masih menunggu arahan dari Bupati selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK)," jelas Budiasa.

Baca Juga: Mulai Jumat Ini, ASN Pemkab Tabanan Terapkan WFH, Sektor Pelayanan Publik Tetap Siaga

Ia menegaskan, jika Surat Edaran (SE) Bupati telah resmi diterbitkan, sistem kerja fleksibel ini dipastikan tidak akan mengganggu pelayanan publik. Sektor krusial seperti Rumah Sakit dan Puskesmas akan tetap beroperasi secara normal melalui sistem kehadiran fisik.

Menariknya, sistem ini menitikberatkan pada ketercapaian target kinerja tugas pokok, bukan sekadar presensi fisik di kantor. Untuk mengantisipasi penyalahgunaan kebijakan ini sebagai ajang liburan akhir pekan yang panjang, Pemkab Jembrana berjanji akan memperketat sistem pengawasan bagi para pegawainya.[*]

Editor : Hari Puspita
#pemkab jembrana #bekerja dari rumah #wfh #asn