Ni Nyoman Sari –istri Sugiarta mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 Selasa sore. Saat itu ia sedang duduk di depan dapur dkagetkan dengan suara ledakan. “Waktu itu hujan dan petir. Saya kaget ketika ada ledakan dari dalam rumah,” tuturnya.
Ia pun bergegas masuk ke rumah untuk melihat sumber ledakan. Saat itu, anak-anaknya sedang belajar juga ikut terkejut. Saat dilihat, televisi dan kasur miliknya hangus terbakar. “Saya lihat sambaran petir. Sekilas ada kebakaran api. Yang saya khwatirkan karena ada anak-anak di dalam,” kata Sari.
Selain televisi dan kasur yang hangus terbakar akibat sambaran petir tersebut, satu ternak babi miliknya mati. Selain itu, senderan rumahnya juga terbongkar akibat kerasnya petir yang menyambar rumah miliknya. “Satu babi saya mati. Saking kerasnya,” imbuhnya.
Beruntung kejadian itu tidak sampai mengakibatkan korban jiwa. Atas kondisi ini, ia dan beberapa warga lainnya merasa khawatir. “Ya, ada rasa takut dengan kejadian ini,” ucapnya.
Sementara itu, BPBD Karangasem langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesment. Keluarga korban pun langsung diberikan bantuan berupa matras, selimut dan beberapa barang keperluan lainnya. (zul) Editor : Donny Tabelak