Pemuda itu sering kali mengamuk. Mulai dari melempari pemukiman warga hingga mengambil ternak warga seperti entok dan ayam. Mengantasipasi hal yang lebih fatal, akhirnya dilaporkan ke Satpol PP Karangasem untuk mendapat penanganan.
Ibu IWS, Ni Wayan Wage mengatakan, aksi tak terkontrol anaknya tersebut baru-baru ini terjadi. Sebelumnya, ia mendapati anaknya tersebut selalu bersikap polos dan lebih banyak diam. “Tidak pernah kambuh sejak minum obat rutin dari RSJ Bangli. Malah sering ikut ke sawah,” ujarnya.
Wage menyebut anaknya mulai mengalami gangguan jiwa sejak beberapa tahun yang lalu. Tepatnya ketika IWS duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). “Karena sering berkelahi, anak saya kemudian sering mendapat ancaman sehingga membuat kejiwaannya terganggu, hingga akhirnya menjadi gila,” terangnya.
Sementara itu, Kasatpol PP Kabupaten Karangasem I Ketut Artha Sedana mengatakan bahwa begitu pihaknya menerima laporan keberadaan ODGj yang meresahkan, pihaknya langsung mengerahkan personel untuk melakukan penanganan. “Kami langsung bawa ke Puskesmas Manggis dan langsung dirujuk ke RSJ Bangli untuk mendapat pengobatan,” tandasnya. (zul)
Editor : Donny Tabelak