Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Amor Ring Acintya, Mangku Ditemukan Tewas dalam Parit, Diduga Tertimpa Buah Kelapa

Zulfika Rahman • Selasa, 12 Desember 2023 | 02:40 WIB
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal di parit, Banjar Dinas Tengah, Desa Bebandem, Kecamatan Bebandem, Senin (11/12). Diduga, korban tewas tertimpa buah kelapa.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal di parit, Banjar Dinas Tengah, Desa Bebandem, Kecamatan Bebandem, Senin (11/12). Diduga, korban tewas tertimpa buah kelapa.

AMLAPURA - Seorang lansia bernama I Made Mangku Adnyana, 68, asal Banjar Dinas Tengah, Desa Bebandem, Kecamatan Bebandem ditemukan tewas di parit pada Senin pagi (11/12). 

Informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut berawal saat korban yang kesehariannya sebagai pedagang itu sempat bertemu dengan saksi yakni I Made Toya di depan salah satu toko milik I Wayan Wardana pada Minggu (10/12) sekitar pukul 15.00 sore hari. 

Selanjutnya, selang 30 menit kemudian, korban Mangku Adnyana pergi tanpa memberitahu akan kemana. Namun hingga larut malam, korban tak kunjung pulang hingga membuat keluarga khawatir. Anak korban sempat melakukan pencarian namun tak kunjung ditemukan. Kerabat korban juga sempat menghungi nomor ponselnya namun dalam kondisi tidak aktif.

Hingga akhirnya, pada Senin pagi (11/12) sekitar pukul 07.30, saksi I Made Toya yang sebelumnya melihat pohon kelapa berbuah namun hilang. Karena rasa penasaran itu, I Made Toya berusaha mengecek dengan menuju pohon kelapa yang tak jauh dari toko tempatnya bekerja.

Sesampainya di lokasi pohon kelapa, I Made Toya kaget melihat korban I Made Mangku Adnyana sudah tewas tertelungkup pada aliran air atau parit yang berada di bawah pohon kelapa tersebut. Selanjutnya, temuan itu dilaporkan ke pihak kepolisian.

Kanit Reskrim Polsek Bebandem, Ipda I Gede Alit saat dikonfirmasi mengungkapkan, usai mendapat laporan, pihaknya bersama tim medis langsung mendatangi lokasi. Selanjutnya polisi dan tim medis melakukan pemeriksaan luar pada jasad korban.

"Kondisinya sudah meninggal dan kaku. Ada darah keluar dari mulut, dan luka lebam pada bagian depan tubuh korban. Diperkirakan sudah meninggal 12 jam sebelum ditemukan," kata Ipda I Gede Alit.

Dugaan sementara, korban meninggal akibat tertimpa buah kelapa sebanyak enam buah. Itu diperkuat dari temuan di sekitar TKP terdapat enam buah kelapa yang jatuh. "Kemungkinan tertimpa buah kelapa, terus mengenai korban hingga jatuh ke parit. Diduga saat itu, korban hendak mencari bahan untuk jamu," sebutnya. 

Alit menambahkan, dari hasil pemeriksaan luar tidak ada tanda-tanda temuan pada jasad korban akibat kekerasan. Sehingga pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi dan menerima peristiwa itu sebagai musibah. ***

Editor : Donny Tabelak
#Tertimpa #mangku #polsek bebandem #tewas di parit