AMLAPURA, Radar Bali.id- Sebanyak 139 ekor babi dipotong saat perayaan penampahan Galungan di Karangasem yang jatuh pada (27/2/2024). Pemotongan ternak babi tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Karangasem, I Nyoman Siki Ngurah mengatakan, dari pemantauan di delapan Kecamatan yang ada di Karangasem, total ada 139 ekor yang tercatat oleh petugas kesehatan hewan.
"Pemotongan dilakukan di sejumlah Kecamatan kecuali Sidemen, karena kebanyakan masyarakat di sana membeli daging di wilayah Selat," kata Siki Ngurah.
Dari 139 ekor babi yang dipotong itu, paling banyak di Kecamatan Bebandem dengan jumlah pemotongan 50 ekor babi. Dari hasil pemantauan petugas, babi yang dipotong tidak ada temuan penyakit. "Semua layak dikonsumsi dan sehat," jelasnya.
Hanya saja, pemotongan ternak babi tidak menumpuk terjadi pada hari penampahan yang jatuh pada hari Selasa kemarin.
"Ada yang motong dari hari Senin. Kemungkinkan karena terbentur kesibukan makanya banyak juga masyarakat yang memotong babinya di hari Senin," kata Siki.
Sebelumnya dia selalu menekankan agar membeli babi hidup ke peternak lokal di Karangasem. Dengan demikian, ada dampak ekonomi yang dirasakan peternak di Karangasem. "Itu juga salah satu upaya kami untuk mendukung peternak lokal," tandasnya. [*]
Editor : Hari Puspita