Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Usai Penganiayaan Oleh Anak, Menantu hingga Cucu, Nenek Sarifah Kini Tinggal Bersama Adik

Zulfika Rahman • Senin, 27 Mei 2024 | 15:55 WIB
IKUT ADIK : Nenek Sarifah yang sempat dianiaya ini akhirnya ikut adiknya. (Istimewa)
IKUT ADIK : Nenek Sarifah yang sempat dianiaya ini akhirnya ikut adiknya. (Istimewa)

AMLAPURA, Radar Bali.id- Usai mengalami dugaan penyiksaan oleh anak kandung, menantu serta cucunya, nenek Sarifah yang sebelumnya menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Karangasem sudah dalam kondisi membaik.

Kepala Wilayah Banjar Dinas Bukit Tabuan Mahyudin mengatakan, nenek Sarifah yang mengalami kelumpuhan itu saat ini sudah dalam kondisi membaik.

Sehingga oleh pihak rumah sakit si nenek uzur ini  diperbolehkan pulang untuk menjalani perawatan di rumah akibat mengalami luka buntut dari dugaan penganiayaan  yang dilakukan oleh anak kandung, menantu hingga cucunya itu.

"Sudah pulang sekarang. Kondisinya membaik," katanya dikonfirmasi Minggu (26/5/2024).

Namun untuk menghindari hal yang tak diinginkan, nenek Sarifah saat ini dirawat oleh adik kandungnya yang juga tinggal di Banjar Dinas Bukit Tabuan, Desa Bukit, Kecamatan Karangasem.

 "Dari hasil rembug, nenek Sarifah ini sekarang tinggal dan dirawat oleh adik kandungnya sendiri," jelasnya.

Disinggung apakah anak kandung yang diduga pelaku saat ini masih berada di Bukit Tabuan pasca adanya aduan ke polisi. Mahyudin belum bisa memastikan.

"Kemarin (Sabtu) kan infonya diambil keterangan oleh polisi. Kalau memang diperbolehkan pulang, berarti pulang ke rumahnya sendiri," ucap Mahyudin.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Karangasem, Iptu I Gede Sukadana mengatakan, saat ini kasus tersebut masih dalam penanganan Satreskrim Polres Karangasem. Pihaknya masih melakukan pengumpulan bukti-bukti.

"Kemarin itu belum bisa meminta keterangan korban karena menjalani perawatan. Kami sudah melakukan upaya jemput bola untuk meminta keterangan korban," terangnya. 

Sukadana menambahkan, kasus tersebut masih proses aduan masyarakat. Sejauh ini polisi sudah memeriksan anak kandung dan menantu terduga korban.

 "Ini sifatnya masih aduan masyarakat. Semoga minggu depan bisa kami gelarkan untuk naik ke laporan," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, nenek Sarifah diduga menjadi korban penyiksaan yang dilakunan oleh anak kandung, menantu dan cucunya sendiri.

Akibat dugaan penganiayaan itu, korban mengalami sejumlah luka hingga masyarakat yang iba melihat kejadian itu membawa nenek Sarifah ke rumah sakit dan mengadu ke Polres Karangasem. [*]

Editor : Hari Puspita
#penganiayaan #pengeroyokan #karangasem #nenek uzur